Menjelang malam takbiran Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas di pusat kota.
Pengaturan ini, selain untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas, juga bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk merayakan malam takbiran atau berbelanja di pusat kota.
"Ada rekayasa atau car free night, selain itu ada penutupan jalan untuk dijadikan kantung parkir kendaraan," kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, Jumat (20/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riki memaparkan, dua ruas jalan yang akan ditutup dan menjadi arena car free night pada malam takbiran adalah Jalan HZ Mustofa dan Jalan Cihideung.
Jalan HZ Mustofa ditutup untuk kendaraan mulai dari depan Masjid Agung sampai ke Simpang Empat Nagarawangi.
Kemudian Jalan Cihideung ditutup seluruhnya, mulai dari Simpang Empat HZ Mustofa sampai ke Simpang Tiga Jalan Pasar Wetan.
"Dua ruas jalan itu steril dari kendaraan mulai pukul 17.00 WIB sampai 01.00 WIB, jadi arena car free night untuk malam takbiran," kata Riki.
Sementara itu, untuk menampung parkir kendaraan pengunjung, polisi juga menutup sejumlah ruas jalan yang terhubung ke Jalan HZ Mustofa. Ruas jalan yang dijadikan kantong parkir di antaranya Jalan Panyerutan, Jalan Pataruman, Jalan Selakaso, Jalan Sukawarni, dan Jalan Yudanegara.
"Untuk pelaksanaannya nanti kami juga akan mengerahkan petugas untuk mengatur langsung arus kendaraan di pusat kota," kata Riki.
Pihaknya memprediksi dua kawasan itu akan menjadi titik paling ramai masyarakat Kota Tasikmalaya dalam merayakan malam takbiran.
Jalan HZ Mustofa dan Jalan Cihideung merupakan pusat pertokoan yang juga menjadi lokasi bazar Ramadan.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan bisa mengakomodasi kegiatan masyarakat serta mengurangi risiko kemacetan parah di pusat kota.
Terlepas dari hal itu, Riki mengimbau agar masyarakat yang berkendara tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Pihaknya menaruh perhatian terhadap penggunaan knalpot bising dan konvoi sepeda motor yang mengganggu ketertiban. "Knalpot bising akan kami tindak, tidak ada toleransi," tegas Riki.
Simak Video "Video: Ada Reuni 212 di Monas, Simak Rekayasa Lalin Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)