Wisata keluarga di Pantai Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, berakhir memilukan pada Senin (23/3/2026).
Tiga orang dilaporkan tenggelam saat beraktivitas di kawasan Alur Cilangkob Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap.
Hingga saat ini, dua korban yang merupakan ayah dan anak telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, satu korban lain yang merupakan seorang pemancing dan sempat berupaya menolong, masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, mengungkapkan insiden maut tersebut bermula saat seorang anak kecil terseret arus.
Sang ayah yang melihat kejadian itu langsung berupaya menyelamatkan buah hatinya, namun keduanya justru terseret arus yang kuat.
"Awalnya anak kecil satu orang terseret, lalu bapaknya mencoba menolong. Namun keduanya malah ikut terseret arus," ujar Asep JK saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2026).
Nahas, upaya penyelamatan tersebut justru menambah daftar korban. Seorang warga yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian turut berupaya memberikan pertolongan, namun ketiganya akhirnya terseret arus secara bersamaan.
"Ada orang yang lagi mancing ikut menolong, tapi akhirnya terseret bertiga. Dua orang, yakni bapak dan anak, sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tinggal satu lagi (pemancing) yang masih dicari," tambah Asep.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima detikJabar, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Korban yang merupakan satu keluarga asal Kampung Cikiray, Desa Sukamana, Kecamatan Cimanggu tersebut, awalnya tengah berenang di pesisir pantai.
Kegembiraan keluarga tersebut seketika berubah menjadi duka saat korban bernama Aden (8) mulai terseret arus kuat dan tenggelam. Sang ayah, Ujang Abduloh (30), yang berniat menyelamatkan anaknya justru ikut hilang ditelan ombak.
Saat ini, personel dari TNI AL bersama tim SAR gabungan dari Satpolairud dan unsur lainnya masih melakukan penyisiran di perairan selatan Sukabumi.
Petugas di lokasi juga memperketat pengawasan dan meminta pengunjung untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang sering berubah drastis.
(sya/mso)