Kerja Humanis Polisi di Ciamis, Tak Hanya Atur Lalu Lintas Pemudik

Kerja Humanis Polisi di Ciamis, Tak Hanya Atur Lalu Lintas Pemudik

Dadang Hermansyah - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 13:05 WIB
Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah turun langsung di jalur mudik Ciamis.
Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah turun langsung di jalur mudik Ciamis (Foto: Dok Polres Ciamis.)
Ciamis -

Berbagai cara dilakukan petugas di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik di Jalur Mudik Ciamis. Seperti yang dilakukan Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah beserta jajarannya melakukan aksi humanis dengan membagikan minuman dan makanan ringan (snack) kepada pengemudi yang melintas di wilayah hukum Polres Ciamis saat pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan.

Aksi itu dilakukan Senin (23/3/2026) sore di wilayah Kecamatan Sindangkasih yang merupakan salah satu titik rawan kemacetan. Kehadiran Kapolres langsung di lapangan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pemudik yang tengah melakukan perjalanan.

Di tengah padatnya arus mudik, Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah tak hanya berdiri mengatur lalu lintas. Ia sesekali menyapa para pengendara yang melintas, bahkan membagikan makanan dan minuman kepada pemudik, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Sentuhan sederhana itu membuat suasana terasa lebih hangat, sekaligus menjadi penyemangat bagi para pemudik agar tetap berhati-hati di perjalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadirannya di lapangan juga dimanfaatkan untuk memastikan kesiapan personel dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Ia memantau langsung kondisi di titik-titik rawan, memastikan setiap petugas sigap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.

"Kami ingin memastikan arus mudik berjalan lancar sekaligus menghadirkan pelayanan yang humanis. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi para pemudik," ujar Hidayatullah.

ADVERTISEMENT

Respons masyarakat pun terlihat positif. Banyak pengendara merasa terbantu dan lebih tenang dengan kehadiran polisi yang tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menunjukkan kepedulian. Pendekatan seperti ini diharapkan terus dilakukan agar suasana mudik di wilayah Kabupaten Ciamis tetap tertib, aman, dan menyenangkan.

Dalam aksi ini juga, polisi menghadirkan hiburan dengan musik khas sunda di jalan. Kapolres Ciamis menyebut, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menghibur masyarakat, khususnya para pemudik yang harus menghadapi antrean cukup panjang di perjalanan. Karena itu, personel Polres Ciamis berinisiatif menghadirkan hiburan dengan menyanyikan lagu khas Sunda, sekaligus menyampaikan imbauan agar pengendara tetap berhati-hati.

"Alhamdulillah, respons dari pemudik dan pengemudi yang melintasi wilayah Ciamis sangat positif. Ini menjadi apresiasi bagi kami. Ke depan, kami akan terus meningkatkan inovasi untuk menghibur pemudik, agar mereka tidak stres dan tidak mengantuk, sehingga bisa merasakan pelayanan yang baik selama perjalanan," ungkapnya.

Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah turun langsung di jalur mudik Ciamis.Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah turun langsung di jalur mudik Ciamis. Foto: Dok Polres Ciamis

Kapolres Ciamis menyampaikan, arus balik dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 terpantau mengalami peningkatan dari dua arah, baik dari barat menuju timur ke arah Pangandaran dan Jawa Tengah, maupun sebaliknya menuju Bandung dan Jakarta. Meski ramai, arus lalu lintas masih bergerak lancar.

"Arus balik dari barat ke timur maupun dari timur ke barat terpantau ramai lancar. Kecepatan kendaraan rata-rata masih bisa di kisaran 40 kilometer per jam, artinya roda kendaraan masih terus bergerak," ujar Kapolres.

Arus Balik Terpantau Ramai Lancar

Kapolres menjelaskan, kepadatan kendaraan umumnya terjadi di titik pertemuan arus atau persimpangan. Di wilayah Ciamis, terdapat dua titik yang kerap mengalami antrean, yakni Simpang Tiga Sindangkasih dan Simpang Tiga Cisaga.

"Kepadatan biasanya terjadi di pertigaan, seperti di Sindangkasih dan Cisaga. Itu karena ada pertemuan arus dan penyempitan jalur, sehingga kendaraan harus bergantian melaju dan menimbulkan antrean," jelasnya.

Namun demikian, pihak kepolisian telah menyiagakan personel di lapangan untuk mengurai kepadatan tersebut. Upaya pengaturan dilakukan secara intensif agar arus lalu lintas tetap terkendali.

"Kami sudah mengantisipasi dengan menempatkan tim pengurai di titik-titik rawan. Alhamdulillah sampai saat ini situasi di wilayah hukum Polres Ciamis masih aman dan lancar," tambahnya.

Kapolres juga memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 25 hingga 27 Maret 2026. Untuk itu, ia mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi, utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Ingat keluarga menunggu di rumah. Mudik aman, keluarga bahagia," tegasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi lalu lintas di wilayah Ciamis masih terkendali sehingga belum diperlukan rekayasa lalu lintas seperti contra flow maupun sistem one way.

"Sejauh ini belum perlu dilakukan contra flow atau one way karena kondisi masih bisa dikendalikan," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi jika terjadi kepadatan yang lebih parah, pihak kepolisian juga telah menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai arus kendaraan.

"Jika terjadi kemacetan, kami siapkan pengalihan arus melalui jalur Panawangan menuju Majalengka dan jalur ke arah Cirebon. Ini untuk membagi arus agar tidak terjadi penumpukan kendaraan," pungkasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads