Kisah Pengabdian Polisi di Jalur Wisata Ciwidey Saat Lebaran

Kisah Pengabdian Polisi di Jalur Wisata Ciwidey Saat Lebaran

Yuga Hassani - detikJabar
Rabu, 25 Mar 2026 06:30 WIB
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono saat melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Raya Ciwidey Rancabali.
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono saat melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Raya Ciwidey Rancabali. (Foto: Dok Polresta Bandung)
Bandung -

Momen Lebaran identik dengan tradisi berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga. Suasana hangat penuh canda menjadi cara untuk mempererat tali silaturahmi.

Namun, di balik itu, ada petugas yang harus rela jauh dari keluarga demi mengabdi kepada masyarakat. Mereka tetap bertugas mengamankan jalur agar para pemudik dan wisatawan dapat melintas dengan aman dan lancar.

Tanpa mengenal waktu, para petugas bersiaga di sepanjang jalur wilayah Kabupaten Bandung. Terlebih setelah Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat, terutama menuju kawasan objek wisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak H+1 Lebaran, jalur wisata Ciwidey menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan kendaraan hingga beberapa kilometer.

Kepadatan arus lalu lintas masih terjadi pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026). Untuk mengurai antrean, Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, bahkan berjalan di tengah padatnya arus kendaraan yang didominasi roda dua dan roda empat menuju kawasan wisata.

ADVERTISEMENT

Lonjakan kendaraan dipicu meningkatnya mobilitas wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berkunjung ke kawasan Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali), yang memang dikenal sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Bandung.

Akibat tingginya volume kendaraan, Satlantas Polresta Bandung memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional sebanyak beberapa kali.

Petugas di lapangan melakukan pengaturan arus secara manual, termasuk memberikan prioritas kendaraan dari arah tertentu guna mempercepat pergerakan. Personel lainnya juga disiagakan di titik-titik rawan untuk mengantisipasi penumpukan.

"Iya kemarin ramai padat merayap. Kami sampai melakukan one way sebanyak 11 kali," ujar Aldi, kepada detikJabar, Selasa (24/3/2026).

Pihaknya memastikan pengawalan arus lalu lintas akan terus dilakukan, baik saat arus balik maupun lonjakan wisatawan, agar perjalanan masyarakat tetap lancar.

"Kami turun langsung untuk memastikan arus tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total. Pengaturan dilakukan secara situasional melihat volume kendaraan di lapangan," katanya.

Selain itu, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan untuk mengurangi kepadatan, baik di jalur wisata Ciwidey maupun arus balik di Nagreg. Langkah tersebut meliputi rekayasa lalu lintas situasional serta penempatan personel di titik-titik krusial.

"Kami mempertebal jumlah personel, mengatur pada kantong-kantong potensi macet seperti SPBU, rest area, tempat makan, keluar masuk objek wisata, persimpangan," jelasnya.

Di balik padatnya arus kendaraan, para petugas tetap berjibaku di lapangan, mengesampingkan waktu bersama keluarga. Hal itu menjadi bagian dari dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami terus mengutamakan berbakti kepada masyarakat. Supaya mereka bisa mudik ke kampung halamannya dengan lancar dan aman," ungkapnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads