Warga Kecamatan Cikelet, Garut digegerkan dengan kematian mendadak seorang penjaga villa di kawasan pantai selatan, Garut. Pria tersebut ditemukan tewas dengan darah yang mengalir dari mulut dan hidungnya.
Jasad lelaki tersebut pertama kali ditemukan oleh warga, pada Rabu, (1/4/2026) siang tadi, di sebuah villa atau penginapan yang terletak di Kampung Cikoer, Desa/Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Menurut Kapolsek Cikelet Iptu Aktas Komalsyah Siregar, mulanya warga curiga lantaran melihat lampu penginapan masih terang di siang hari. Di sisi lain, penjaga atau penunggu villa tidak ditemukan di tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saksi kemudian mengecek ke dalam tempat istirahat, dan menemukan penjaga villa tersebut telah meninggal dunia dalam keadaan berbaring," ungkap Aktas kepada detikJabar, Rabu sore.
Aktas menuturkan, petugas Polsek dan Puskesmas Cikelet yang dikabari informasi penemuan mayat tersebut langsung meluncur ke lokasi. Di lokasi, petugas mendapati korban dalam keadaan mengeluarkan darah dari bagian hidung dan mulutnya.
"Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh korban. Namun, korban mengeluarkan darah dari mulut dan hidung," ungkap Aktas.
Dari hasil pemeriksaan diketahui, jika korban merupakan Rohaimin, pria berumur 50 tahun warga Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Rohaimin dikenal oleh warga setempat sebagai penjaga villa tersebut.
"Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit lambung dan liver," katanya.
Polisi juga tidak menemukan adanya indikasi dugaan tindak pidana lain seperti pencurian di lokasi kejadian. Sebab, uang senilai Rp 15,5 juta serta satu unit telepon genggam milik korban lengkap berada di TKP.
"Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukannya otopsi. Jasad korban langsung dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas Aktas.
(yum/yum)
