Viral Mobil MBG Dipakai Angkut Pasien ke Rumah Sakit di Cianjur

Viral Mobil MBG Dipakai Angkut Pasien ke Rumah Sakit di Cianjur

Ikbal Slamet - detikJabar
Jumat, 03 Apr 2026 15:23 WIB
Mobil MBG digunakan untuk angkut pasien.
Mobil MBG digunakan untuk angkut pasien. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Viral mobil bertuliskan Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga diperuntukan membawa Makan Bergizi Gratis (MBG) malah digunakan membawa pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan video yang viral di media sosial, terlihat mobil minibus bernomor polisi B 1387 UIX itu tiba di halaman IGD RSUD Sayang Cianjur pada 1 April 2026 sekitar pukul 21.46 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu berhenti di depan itu IGD, bagian belakang mobil yang dipenuhi logo BGN dan tulisan Badan Gizi Nasional itu menurunkan pasien.

"Kejadiannya Rabu (1/4) malam. Kami sedang di halaman IGD. Tiba-tiba ada mobil berlogo dan bertuliskan BGN. Ternyata membawa pasien yang sakit ke IGD. Kami juga heran kok mobil BGN dipakai buat bawa pasien. Makanya banyak yang rekam video saat itu," ujar saksi yang enggan disebutkan namanya, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, pasien yang dibawa pun diduga bukan kondisi darurat, sperti halnya korban kecelakaan.

"Kalau korban kecelakaan terus diangkut dalam keadaan darurat dan tidak ada lagi kendaraan saat itu kan bisa dimaklumi. Tapi kalau dilihat sakit bukan karena kecelakaan. Yang harusnya bisa dibawa pakai ambulance," kata dia.

Dia mengaku menyangkan tindakan mobil BGN yang malah digunakan untuk membawa pasien. Sebab dikhawatirkan dapat mempengaruhi kesterilan makanan untuk anak-anak yang mendapatkan MBG.

"Ya kan kalau setahu saya, untuk belanja sayuran dan buah saja tidak boleh. Tapi ini bawa pasien. Kan masih ada ambulance untuk bawa yang sakit, kenapa harus pakai mobil MBG. Takutnya ada kontaminasi penyakit lewat makanan," kata dia.

Sementara itu, Koordinasi SPPG Kabupaten Cianjur Sirojudin mengatakan penggunaan mobil MBG untuk mengangkut pasien tidak diperbolehkan, sebab hanya diperuntukan membawa MBG. "Tidak boleh, sudah saya laporkan," ujar dia singkat.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads