Viral Motor untuk SPPG di Jabar, KPPG Bandung: Belum Ada Informasi Resmi

Viral Motor untuk SPPG di Jabar, KPPG Bandung: Belum Ada Informasi Resmi

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 06 Apr 2026 14:24 WIB
Ilustrasi MBG
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva).
Bandung -

Kabar soal pengiriman puluhan ribu sepeda motor untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat ramai beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, disebutkan ada sekitar 70 ribu unit sepeda motor yang akan didistribusikan ke seluruh SPPG.

Motor-motor tersebut tampak masih terbungkus plastik dan sudah dilengkapi stiker Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga memicu beragam spekulasi publik.

Namun, saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (6/4/2024).

Ia juga membenarkan telah melihat video yang beredar di media sosial soal motor-motor tersebut. Namun, Ramzi belum bisa memastikan kebenarannya secara institusional.

ADVERTISEMENT

"Kebetulan memang pernah liat di medsos ya terkait dengan adanya yang mengupload terkait motor listrik," katanya.

Ramzi menegaskan, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai distribusi maupun jumlah kendaraan yang disebut-sebut akan diberikan untuk SPPG. Oleh karena itu, ia belum bisa menjelaskan lebih lanjut soal video viral tersebut.

"Tapi sampai sekarang saya pribadi belum mendapatkan informasi motor tersebut akan diserahkan ke siapa, dikirim ke mana dan jumlahnya berapa," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang Kepala SPPG di Kota Bandung yang enggan disebutkan namanya menuturkan, hingga hari ini belum ada kejelasan soal pengiriman motor. Namun, dia menyebut SPPG di luar Bandung kabarnya sudah ada yang menerima unit tersebut.

"Untuk kabarnya masih simpang siur ya karena di Kota Bandung saya kurang tahu dapur mana saja yang sudah dapat. Tapi kalau di luar Bandung kaya Jakarta infonya sudah ada beberapa yang dikirim," ucapnya.

Sebelum viral di media sosial, ia mengungkapkan informasi soal pengiriman motor SPPG ini sudah beredar di kalangan pengelola. Namun, hingga kini belum ada instruksi resmi dari BGN.

"Belum ada informasi baik itu surat edaran atau yang lain, cuma sekedar informasi dari WA, dari grup SPPG," ujarnya.

Adapun motor tersebut, menurut pengakuannya, digunakan untuk operasional bagi Kepala SPPG. Masing-masing SPPG, kata dia, mendapat jatah satu unit motor.

"Itu kalau tidak salah untuk operasional kepala SPPG, membantu mobilisasi kepala SPPG. Satu SPPG infonya satu motor, hanya untuk kepala SPPG saja informasinya," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Langkah Mendagri Tindaklanjuti Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads