4 Fakta Pembongkaran Lapak PKL Cicadas, Isu Proyek BRT hingga Respons Farhan

4 Fakta Pembongkaran Lapak PKL Cicadas, Isu Proyek BRT hingga Respons Farhan

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 22 Apr 2026 07:30 WIB
Kondisi Cicadas Market usai sejumlah lapak PKL dibongkar Pemkot Bandung.
Suasana kawasan Cicadas (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai membongkar sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas Market pada Senin (20/4/2026).

Langkah penataan ini memunculkan pemandangan trotoar berfasilitas guiding block yang selama ini tertutup. Namun, upaya tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan pedagang.

Berikut 4 fakta terkait pembongkaran PKL Cicadas Market dirangkum detikJabar:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pedagang Minta Ditata, Bukan Dibongkar

Salah seorang pedagang bernama Herman mengaku keberatan dengan pembongkaran tersebut. Menurutnya, pemerintah semestinya memberikan solusi perbaikan fisik kios, bukan dengan membongkar lapak tempat mereka mencari nafkah.

"Kalau mau mah kan dibenerin aja kalau emang pengen ditata lagi. Jangan dibongkar gini, gimana nanti jualannya," kata dia saat berbincang dengan detikJabar.

ADVERTISEMENT

2. Was-was Tergusur Proyek BRT Bandung Raya

Kekhawatiran Herman semakin menjadi karena beredar informasi bahwa pembongkaran lapak ini berkaitan dengan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Ia takut lapak-lapak lainnya akan ikut rata dengan tanah imbas proyek tersebut.

"Kan isunya buat dibangun BRT, otomatis atuh pasti ke yang lain juga bakal dibongkar. Yang jadi korban kan kita lagi aja, pedagang di sini," ucapnya.

3. Syarat Relokasi Harus Sepadan

Berbeda dengan Herman, PKL lainnya bernama Yul mengaku tidak keberatan jika pada akhirnya harus direlokasi ke tempat lain. Asalkan, lokasi barunya tidak mematikan usaha mereka yang kini tengah lesu akibat gempuran belanja *online*.

"Kita mah patuh-patuh aja, cuma sepadan enggak tempat relokasinya. Karena jujur, sekarang PKL itu cuma bisa bertahan jualan. Udah susah kondisinya, jangan ditambah lagi," harapnya.

4. Wali Kota Pastikan Sudah Ada Kesepakatan

Merespons kekhawatiran pedagang, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan bahwa langkah pembongkaran ini bukan dilakukan sepihak.

Ia juga menyinggung soal pemberdayaan PKL agar bisa beradaptasi dengan ekonomi digital ke depannya.

"Saya bersyukur bahwa sudah ada kesepakatan dengan para pengelola PKL di Cicadas. Perlahan kita akan melakukan perbaikan, bentuk perbaikan dan pemberdayaannya kita lihat nanti. Karena bagaimanapun juga saatnya PKL melihat bahwa ekonomi digital sebagai salah satu solusi," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kisah Cinta Beda Kasta di Film "Dan Bandung""
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads