Akhir Kisah Sopir Travel Ugal-ugalan di Tol Padaleunyi

Round-Up

Akhir Kisah Sopir Travel Ugal-ugalan di Tol Padaleunyi

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 25 Apr 2026 07:30 WIB
Travel ugal-ugalan di Tol Padaleunyi
Travel ugal-ugalan di Tol Padaleunyi (Foto: Istimewa).
Bandung -

Aksi ugal-ugalan sopir travel di Tol Padaleunyi yang sempat viral akhirnya berakhir damai. Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan setelah kepolisian memediasi kedua belah pihak yang terlibat.

Satlantas Polrestabes Bandung memfasilitasi mediasi antara manajemen travel PT Bhineka Sangkuriang Transport dengan pemilik Toyota Sienta yang menjadi korban senggolan. Pertemuan digelar di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Jumat (24/4/2026).

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana menjelaskan, kedua pihak sepakat menempuh jalur damai, termasuk kesepakatan mengenai ganti rugi kerusakan kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kita berkumpul di Gakkum, Polrestabes Bandung untuk kejadian hari Sabtu, 18 April Pukul 07.15 WIB di KM 144.800 jalur A antara mobil travel bersenggolan dengan mobil sipil, mobil Sienta yang mengakibatkan tergores di jalur tersebut," kata Fiekry.

"Alhamdulillah, kedua belah pihak hadir dan sudah membuat pernyataan. Sudah ada pergantian untuk pengecatan mobil yang tergores atau tersenggol," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Meski berakhir damai, manajemen travel tetap mengambil langkah tegas. Perusahaan memastikan bertanggung jawab penuh atas kerugian yang ditimbulkan sekaligus melakukan evaluasi internal secara menyeluruh.

Perwakilan manajemen PT Bhineka Sangkuriang Transport, Anwar Kustiawa, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas insiden yang membahayakan pengguna jalan tersebut.

"Kami atas nama manajemen dan juga atas nama driver kami, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut dan juga ketidaknyamanan terhadap mobil, kami menyampaikan pertanggung jawaban kami untuk menyelesaikan perbaikan dari kendaraan, kita akan memanfaatkan untuk bisa memperbaikinya," kata Anwar.

"Pihak perusahaan sekali lagi kami memohon maaf atas kejadian ini dan tentunya ini menjadi satu pembelajaran yang terbaik bagi kami sebagai bekal untuk pembinaan driver-driver kami berikutnya, terima kasih," terangnya.

Selain ganti rugi, perusahaan juga mengambil langkah drastis dengan memutus kerja sama dengan sang sopir, Acep Jamaludin. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus peringatan keras bagi pengemudi lainnya.

Di sisi lain, pemilik Toyota Sienta, Ilyas, menerima penyelesaian damai tersebut dan mengapresiasi langkah cepat yang diambil pihak kepolisian.

"Saya mewakili keluarga yang di dalam mobil menerima permohonan maaf dari pihak travel dan terima kasih juga saya ucapkan kepada khususnya Bapak Kanit yang telah menangani kasus ini semoga ini menjadi pembelajaran yang baik buat kita semua," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Update Pengejaran Pembunuh Sopir Travel yang Tewas di Muba"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads