Empat calon jemaah haji asal Kota Cimahi dikabarkan batal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Calhaj asal Cimahi sendiri semestinya terbang ke Arab Saudi dari BIJB Kertajati pada Senin (27/4/2026) pukul 13.10 WIB.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Cimahi, Nandang Rahayu mengatakan empat calhaj yang batal berangkat ke Tanah Suci itu karena faktor kesehatan.
"Iya kami konfirmasi ada empat calhaj yang batal terbang siang ini karena alasan kesehatan," kata Nandang saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat calon jemaah haji itu diberangkatkan dari Kota Cimahi pada Minggu (26/4/2026) bersama 437 calhaj lainnya. Kemudian mereka menjalani pemeriksaan setibanya di Embarkasi Kertajati oleh Tim Dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
"Jadi kalau dari Cimahi tidak ada masalah, makanya diberangkatkan ke Embarkasi Kertajati. Kemudian disana dicek lagi, dan dinyatakan empat orang itu tidak laik terbang," kata Nandang.
Empat orang yang dinyatakan punya masalah kesehatan itu kemudian dii formasi ke pihak keluarga. Beberapa gejala yang dialami yakni satu orang mengidap demensia, dua orang dirawat di rumah sakit, dan satu orang masih diobservasi.
"Jadi ditunda untuk keberangkatannya, dijadwalkan tahun depan. Tapi kalau ada perkembangan positif dan pemeriksaan lanjutan menyatakan mereka laik terbang, kemungkinan masih bisa diberangkatkan tahun ini di kloter yang kosong," kata Nandang.
Di Kota Cimahi sendiri, total ada sebanyak 575 calhaj yang diberangkatkan ke tanah suci. 441 calhaj yang tergabung ke kloter 7 diberangkatkan pada Minggu (26/4/2026), dan sisanya akan berangkat pada 7 Mei 2026 mendatang.
Simak Video "Video: Cerita Calon Jemaah Haji Berangkat ke Tanah Suci di Usia 95 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
