Potret Sekolah Rusak di Tasikmalaya, Rawan Roboh-Toilet Numpang

Potret Sekolah Rusak di Tasikmalaya, Rawan Roboh-Toilet Numpang

Deden Rahadian - detikJabar
Kamis, 30 Apr 2026 08:00 WIB
Potret SDN Jayamukti di Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmakaya yang mengalami kerusakan parah dan dinilai tidak layak
Potret SDN Jayamukti di Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmakaya yang mengalami kerusakan parah dan dinilai tidak layak (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Potret memprihatinkan dunia pendidikan kembali terlihat di Kabupaten Tasikmalaya. SDN Jayamukti di Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, mengalami kerusakan parah dan dinilai tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Empat ruang kelas dalam kondisi rusak. Genting berlubang tanpa plafon. Jika ada atap, sebagian plafon harus ditopang kayu agar tidak ambruk. Kusen pintu dan jendela lapuk dimakan usia. Lantai kelas mengelupas hingga tampak tanah dan pasir yang membuat ruangan berdebu.

Akibatnya, puluhan siswa terpaksa belajar lesehan di lantai yang kotor. Mereka juga dihantui kekhawatiran bangunan roboh sewaktu-waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal, salah seorang siswa, mengaku tidak nyaman belajar dalam kondisi tersebut. Ia mengatakan konsentrasinya kerap terganggu akibat debu dan suhu ruangan yang panas.

"Iya, tidak enak. Mau konsentrasi, tapi tidak nyaman. Saya berharap sekolah ini segera diperbaiki agar lebih layak ditempati," ujar Iqbal, Selasa, 29 April 2026.

ADVERTISEMENT
Potret SDN Jayamukti di Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmakaya yang mengalami kerusakan parah dan dinilai tidak layakPotret SDN Jayamukti di Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmakaya yang mengalami kerusakan parah dan dinilai tidak layak Foto: Istimewa

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas lain. Toilet sekolah rusak berat dan tidak dapat digunakan, sehingga guru dan siswa terpaksa menumpang menggunakan toilet warga sekitar.

Kepala SDN Jayamukti, Iwan Setiawan, membenarkan kerusakan tersebut telah berlangsung lama. Ia menyebut bantuan rehabilitasi yang pernah diterima belum menyentuh seluruh bagian bangunan.

"Perbaikan biasanya berdasarkan skala prioritas. Kami berharap ada anggaran yang cukup agar bisa diperbaiki menyeluruh. Saat ini, satu ruang kelas terpaksa digunakan oleh dua rombongan belajar," kata Iwan.

Ia menambahkan, keterbatasan fasilitas membuat aktivitas belajar mengajar berjalan apa adanya.

"Untuk ke toilet saja kami harus ke rumah warga. Semua serba terbatas," ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya menyatakan telah mengetahui kondisi tersebut. Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Ganjar, memastikan SDN Jayamukti telah masuk dalam daftar revitalisasi tahun 2026.

"Sekolah itu sudah terdata dan masuk program revitalisasi tahun ini. Tinggal menunggu proses pelaksanaan," kata Ganjar kepada detikJabar, Rabu, 29 April 2026.

Ganjar menambahkan, realisasi perbaikan masih menunggu dukungan dari pemerintah pusat.

"Kami menunggu proses dari pemerintah pusat, karena sekolah tersebut sudah masuk dalam data revitalisasi," ujarnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads