Seorang warga Kampung Borosole, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Ciwulan, Selasa (12/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Pahroni bin Muslim (69), seorang buruh harian lepas.
Dia diduga terseret arus saat berusaha memungut kelapa hanyut di Sungai Ciwulan. Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adi Setia mengatakan kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Keberadaan korban diketahui oleh saksi mata yang tengah berladang.
"Saksi bernama Hamid yang sedang bekerja di kebun dekat bantaran sungai mendengar teriakan dari arah sungai. Saat didekati, terlihat seseorang memakai topi putih terseret derasnya arus," kata Jembar kepada detikJabar, Rabu siang (13/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena debit air sedang tinggi dan arus deras, saksi yang tidak bisa berenang gagal menolong. Dia kemudian meminta bantuan warga dan bersama-sama melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Kapolsek Cikalong AKP Maman Suherman mengatakan pencarian dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dan Basarnas. Korban sempat terlihat hanyut dengan topinya mengapung di air deras.
"Saksi hanya bisa melihat bagian kening dan topi korban dari jarak sekitar 5 meter. Karena tidak bisa berenang dan debit air sedang tinggi, saksi tidak bisa menolong," ujar AKP Maman.
Saksi kemudian mencari bantuan warga dan bertemu Sobar bin Muslim, kakak kandung korban. Keduanya melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai hingga ke permukiman warga dan memastikan korban adalah Pahroni.
Polsek Cikalong bersama Satpolairud Polres Tasikmalaya, BPBD, dan relawan langsung melakukan pencarian. Namun, upaya hanya bisa dilakukan dengan penyisiran di tepi sungai karena kondisi air masih tinggi, keruh, dan berarus deras. Kedalaman air di titik dugaan korban tenggelam diperkirakan lebih dari 2 meter.
Korban diketahui mencari kelapa untuk menambah penghasilan. "Berdasarkan informasi, korban diduga tenggelam saat mencari atau memungut kelapa hanyut yang sering dilakukannya untuk menambah penghasilan," jelas Maman.
Hingga Rabu sore, korban belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
(sud/sud)