Tumpukan sampah yang sempat menggunung hingga menutup akses jalan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Cikurubuk akhirnya rampung dievakuasi oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (14/5/2026).
Jalan sepanjang 25 meter yang sebelumnya tertutup rapat oleh limbah pasar kini kembali bersih dan bisa dilalui kendaraan secara normal.
Penanganan sampah di pasar terbesar se-Priangan Timur ini tidak main-main. Pihak DLH harus mengerahkan alat berat ekskavator dan 10 armada truk yang bekerja secara maraton, siang hingga malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana mengungkapkan timnya harus bekerja lembur selama tiga hari berturut-turut untuk mengurai gunung sampah tersebut.
"Alhamdulillah, total sekitar 90 ton sampah berhasil kami evakuasi ke TPA Ciangir. Sekarang kondisi di TPS Pasar Cikurubuk sudah kembali normal dan aktivitas masyarakat kembali lancar," ujar Feri.
Dia kembali menyampaikan permohonan maaf atas penumpukan sampah yang terjadi sebelumnya. "Kami mohon maaf, semoga ke depan tidak terulang lagi," kata Feri.
Selain Cikurubuk, sejumlah titik penumpukan sampah lainnya seperti Depo Dadaha, Pasar Lama, Jalan Lukmanul Hakim, hingga Jalan SL Tobing juga dipastikan telah ditangani.
Meski kondisi sudah normal, Feri menekankan bahwa keberhasilan ini hanyalah solusi sementara jika tidak dibarengi kesadaran masyarakat.
Ia meminta pedagang dan pengunjung mulai disiplin memilah sampah dari hulu.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan sampah harus dilakukan bersama-sama agar kondisi (penumpukan) seperti ini tidak terulang lagi di masa depan," kata Feri.
Kawasan pasar yang kembali bersih disambut antusias oleh para pengunjung dan pedagang yang selama seminggu terakhir tersiksa oleh bau busuk.
Lina Kurniawati (45), salah seorang pengunjung pasar, memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas kebersihan yang tetap berjuang meski sempat ada kendala teknis dan aksi mogok beberapa hari lalu.
"Kemarin kondisinya memang parah sekali. Sampai "kungkurayeun" (membuat bergidik) melihat sampah segitu banyaknya. Tapi sekarang sudah normal lagi. Dua jempol buat mamang petugas yang sudah kerja keras," kata Lina.*
Kondisi kawasan tempat pembuangan sampah sementara Pasar Cikurubuk Tasikmalaya sudah kembali normal.
(yum/yum)