Ulat di Menu MBG Tasikmalaya, Satgas: Belum Ada Gangguan Kesehatan

Ulat di Menu MBG Tasikmalaya, Satgas: Belum Ada Gangguan Kesehatan

Deden Rahadian - detikJabar
Rabu, 20 Mei 2026 12:30 WIB
Ulat di menu MBG Tasikmalaya.
Ulat di menu MBG Tasikmalaya. (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi sorotan setelah ditemukan ulat pada menu sayuran yang dibagikan kepada penerima manfaat, Selasa (19/5). Temuan tersebut memicu evaluasi dan penelusuran langsung dari tim pelaksana program di tingkat kecamatan.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Satgas MBG Kecamatan Bojonggambir yang terdiri dari unsur kecamatan, kepolisian, TNI, dan puskesmas langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Tim melakukan konfirmasi kepada penerima manfaat, pengelola PAUD/Kober, hingga pihak dapur penyedia makanan.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Ruby Azhara mengatakan, pemeriksaan dilakukan di lokasi penerima manfaat pada salah satu kelompok bermain atau pendidikan anak usia dini, serta ke dapur penyedia MBG yang berada di Kampung Cireundeu, Desa Ciroyom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari pihak penerima manfaat, orang tua siswa dan pengelola PAUD menyampaikan keluhan. Menu MBG hari Selasa kemarin ditemukan ada ulat di makanan sayuran, sehingga makanan tersebut tidak jadi dikonsumsi," kata Ruby Azhara, Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

Keluhan tersebut kemudian disampaikan pihak sekolah dan orang tua kepada Satgas MBG agar diteruskan kepada pengelola dapur. Mereka meminta adanya perbaikan kualitas makanan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menanggapi temuan itu, pihak dapur penyedia MBG mengakui adanya kelalaian dalam proses penyajian makanan. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf dan berjanji melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Pihak dapur menerima keluhan, siap memperbaiki, meminta maaf atas keteledoran, dan siap menerima konsekuensi dari BGN apabila kejadian serupa terulang kembali dikemudian hari," jelas Ruby.

Hasil identifikasi dan konfirmasi di lapangan telah dilaporkan oleh Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya kepada unsur Badan Gizi Nasional untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang berlaku.

Ke depan, Satgas MBG menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh dapur penyedia makanan di Kabupaten Tasikmalaya. Standar kebersihan, pengolahan, dan mutu makanan disebut menjadi perhatian utama agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai tujuan.

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya siswa yang mengalami gangguan kesehatan akibat kejadian tersebut.

"Alhamdulillah sampai hari ini belum ada laporan siswa mengalami gangguan kesehatan setelah kejadian tersebut," pungkas Ruby.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads