Ada banyak cara untuk menunjukkan kecintaan pada klub sepak bola kebanggaan. Bagi Iqbal Septiadi (29), seorang Bobotoh asal Kampung Gunung Cihcir, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, wujud cinta itu dibuktikannya lewat aksi ekstrem.
Dia berjalan kaki menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung demi menunaikan nazar. Langkah kaki ini dia ayunkan sebagai bentuk keyakinan penuh bahwa Persib Bandung akan kembali merengkuh takhta juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut pada musim 2025/2026.
Meski status juara Maung Bandung belum sepenuhnya mengunci gelar, Iqbal memilih mencuri start. Dia sudah mulai berjalan kaki dari Tasikmalaya sejak Jumat (22/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, dan berhasil menembus kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung pada malam harinya pukul 18.24 WIB. Di perjalanan dia sempat diguyur hujan, sehingga terpaksa berteduh sejenak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, memang tahu belum resmi juara, tapi kemungkinannya sudah 90 persen. Daripada nanti saya berangkat pas sudah juara, pasti jalanan macet banyak yang konvoi," ujar Iqbal.
Perjalanan panjang yang melelahkan itu dia tempuh dengan disiplin tinggi. Iqbal mengaku hanya berhenti dua kali di sepanjang jalur lintas selatan Jawa tersebut.
"Berangkat setelah subuh, ini baru sampai (Nagreg). Saya cuma istirahat dua kali, itu pun hanya untuk makan," kata Iqbal, Jumat (22/6/2026) malam.
Menariknya, aksi jalan kaki ini murni dilakukan untuk membayar nazar, bukan untuk menonton laga pamungkas Persib melawan Persijap. Iqbal bahkan mengaku sama sekali belum mengantongi tiket pertandingan.
"Saya belum punya tiket. Jalan kaki ke GBLA cuma mau bayar nazar saja. Mungkin nanti pulangnya baru naik bus," kata Iqbal.
Kendati harus mendukung dari luar stadion, optimisme Iqbal tidak luntur. Ia sangat yakin tim asuhan Bojan Hodak akan mengamankan poin penuh pada laga Sabtu (23/5/2026).
"Insyaallah, yakin dapat 3 poin dan yakin juara. Apalagi main di GBLA dengan dukungan puluhan ribu Bobotoh," kata Iqbal.
(sud/sud)