Nasib Whoosh di Tengah Wacana Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

Nasib Whoosh di Tengah Wacana Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

Whisnu Pradana - detikJabar
Minggu, 07 Jun 2026 20:30 WIB
Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: Dok. PT KCIC)
Bandung -

Pemerintah pusat mewacanakan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Rencana itu kian menguat setelah Presiden RI Prabowo Subianto meminta optimalisasi sejumlah bandara di Indonesia.

Beragam spekulasi bermunculan, mulai dari nasib Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka hingga bagaimana peran dari Kereta Cepat Whoosh yang melayani rute Bandung-Jakarta.

"Ya terkait rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, itu kan bagaimana pemerintah ingin memberikan berbagai alternatif yang terbaik buat masyarakat maupun wisatawan asing," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Emir memastikan tak ada kekhawatiran akan adanya persaingan antarmoda transportasi terutama yang melayani rute Bandung-Jakarta. Meskipun diakui Emir, waktu tempuh Jakarta-Bandung lebih cepat jika menggunakan pesawat.

ADVERTISEMENT

"Cuma Whoosh ini bukan hanya berbicara soal transportasi dan efisiensi waktu saja, tapi juga bagaimana kereta cepat ini bisa memberikan pengalaman bagi penggunanya. Jadi yang menggunakan Whoosh, juga karena mereka ingin merasakan pengalaman naik kereta cepat pertama di Asia Tenggara," kata Emir.

Pengguna Whoosh juga terus bertumbuh setiap waktu. Di hari biasa, rata-rata pengguna moda transportasi darat ini bisa mencapai belasan ribu. Sementara pada momen libur panjang, rata-rata 20 ribu orang menggunakan Whoosh.

"Ya kami melihat juga segmentasinya berbeda, tidak semua yang dari Bandung ke Jakarta atau sebaliknya mau naik pesawat, tapi lebih memilih Whoosh. Sekarang pengguna Whoosh terus bertumbuh, misalnya kemarin di waktu libur panjang itu sampai 22 ribu pengguna Whoosh sehari," kata Emir.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads