Hari terakhir Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) tingkat SMA/SMK di Jawa Barat diwarnai kepanikan orang tua siswa. Sejak Senin (8/6/2026) pagi, puluhan orang tua menyerbu SMAN 4 Bandung demi memastikan proses pendaftaran buah hati mereka berjalan mulus.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Hingga hari terakhir, masih banyak akun calon murid yang belum terverifikasi. Di sisi lain, sejumlah orang tua mengeluhkan sulitnya mengakses situs Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Baca juga: Masa Depan Bandung Zoo Masih Abu-abu! |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini memaksa para orang tua memilih datang langsung ke sekolah untuk mencari kepastian. Salah satunya Ning Handayani, warga Jalan Peta, Kota Bandung, yang putranya mendaftar ke SMAN 4 Bandung melalui jalur prestasi.
Ning mengaku sempat cemas lantaran hingga Senin pagi akun anaknya belum juga terverifikasi, padahal seluruh berkas telah diunggah sejak awal masa pendaftaran. "Barusan saja diverifikasi. Saya menyelesaikan PCMB tanggal 2 Juni dan sekarang sudah hari terakhir. Jadi deg-degan, apalagi saya bekerja," kata Ning.
Ia bahkan harus mengambil cuti kerja lebih dari satu kali demi mengawal proses pendaftaran anaknya. Menurut Ning, proses tahun ini terasa jauh lebih rumit dibandingkan saat anaknya masuk SMP beberapa tahun silam. "Kemarin saya sampai cuti, sekarang cuti lagi. Benar-benar deg-degan. Sampai harus cuti untuk mengurus sekolah anak," ujarnya.
"Waktu masuk SMP tidak seribet ini. Kemarin waktu daftar PCMB web-nya error. Tanggal 2 saya juga cuti untuk mengurus pendaftaran. Tadi pagi belum diverifikasi makanya saya datang ke sini. Alhamdulillah sekarang sudah terverifikasi," lanjutnya.
Keluhan serupa, kata Ning, juga banyak ia dengar dari para orang tua lain. "Di tempat kerja juga banyak yang mengeluh. Orang tua pada pusing memikirkan anak mau masuk SMA. Terutama ibu-ibu," tuturnya.
Setelah proses verifikasi selesai, Ning kini hanya bisa menunggu hasil seleksi yang akan diumumkan pada 12 Juni mendatang. "Tinggal menunggu hasil tanggal 12. Kalau tidak diterima di sini, kami masih punya pilihan kedua di SMAN 11 Bandung," katanya.
Kecemasan serupa dirasakan Pipit, orang tua calon murid yang mendaftar melalui jalur domisili di SMAN 4 Bandung. Ia nekat mendatangi sekolah karena akun anaknya tak kunjung terverifikasi sejak beberapa hari terakhir. "Belum diverifikasi sejak tanggal 3. Makanya saya datang ke sini untuk menanyakan langsung," ujar Pipit.
Meski demikian, ia akhirnya mendapat penjelasan dari pihak sekolah bahwa proses verifikasi masih terus berjalan. "Tadi dijelaskan aman dan diminta menunggu saja sampai besok," katanya.
Menanggapi gelombang keluhan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 4 Bandung Didi Rosadi mengakui masih terdapat sejumlah persoalan teknis yang dikeluhkan masyarakat pada hari terakhir pendaftaran. Menurutnya, aduan paling dominan berkaitan dengan akun pendaftar yang statusnya belum terverifikasi.
"Pada pelaksanaan PCMB ini kami memang menerima keluhan dari masyarakat terkait data yang belum terverifikasi. Kami terus menyampaikan bahwa proses verifikasi masih berlangsung sampai hari terakhir," kata Didi.
Selain itu, keluhan juga datang dari peserta jalur prestasi akademik yang mendapati nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) mereka belum muncul dalam sistem.
"Keluhan lainnya berasal dari jalur prestasi akademik. Ada beberapa peserta yang nilai TKA-nya belum terhitung di sistem dan itu sudah kami laporkan ke Dinas Pendidikan," ujarnya.
Didi pun tak menampik adanya kendala teknis yang sempat mengganggu jalannya proses pendaftaran. "Untuk kendala teknis memang ada. Sistem sempat mengalami gangguan. Bahkan sejak Minggu malam sekitar pukul 23.00 sampai pukul 07.00 pagi tadi dilakukan maintenance," katanya.
Meski pendaftaran resmi ditutup pada Senin ini, pihak sekolah menjamin proses verifikasi akan terus dikebut untuk merampungkan seluruh berkas yang masuk. "Kami berkomitmen proses verifikasi tetap berjalan. Kami masih diberi kesempatan sampai tanggal 9 Juni untuk menyelesaikan verifikasi, meskipun pendaftaran berakhir hari ini. Semua akan kami kejar," tegas Didi.
Hingga Minggu (7/6/2026), jumlah pendaftar PCMB di SMAN 4 Bandung menembus angka 2.200 orang. Padahal, sekolah yang berlokasi di Jalan Gardujati tersebut hanya menyediakan kuota 288 kursi untuk seluruh jalur penerimaan.
Tahun ini SMAN 4 Bandung memang mendapatkan tambahan kuota penyangga sebanyak 48 kursi, tetapi jumlah peminat tetap melampaui daya tampung yang tersedia. Dari total pendaftar tersebut, 70 persen di antaranya diklaim telah terverifikasi. Pihak SMAN 4 Bandung akan mengejar sisa proses verifikasi hingga Selasa (9/6) besok.
"Yang sudah terverifikasi 70 persen, sisa 30 persen lagi," singkat Kepala SMAN 4 Bandung, Tuti Kurniawati.
(iqk/iqk)