Alasan di Balik Harga Pertamax Tiba-tiba Naik

Kabar Nasional

Alasan di Balik Harga Pertamax Tiba-tiba Naik

Septian Farhan Nurhuda - detikJabar
Rabu, 10 Jun 2026 10:53 WIB
Ilustrasi Pertamax
Ilustrasi Pertamax (Foto: Dok. Pertamina)
Jakarta -

Kenaikan mendadak harga BBM nonsubsidi Pertamina pada 10 Juni 2026 mengejutkan banyak masyarakat. Pasalnya, penyesuaian harga bahan bakar umumnya dilakukan setiap awal bulan. Namun kali ini, Pertamax dan Pertamax Green mengalami lonjakan harga signifikan di tengah bulan.

Berdasarkan penyesuaian terbaru, sebagaimana dilansir dari detikOto, harga Pertamax naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green melonjak dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lonjakan harga tersebut membuat banyak konsumen bertanya-tanya mengenai alasan di balik keputusan yang terbilang tidak biasa itu.

Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan setelah melalui proses evaluasi harga sesuai formula yang telah ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujar Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, melalui rilis resminya, Rabu (10/6).

Menurut Pertamina, keputusan tersebut juga tidak diambil secara sepihak. Penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator serta mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia.

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ujar Roberth.

Meski terjadi kenaikan tajam pada Pertamax dan Pertamax Green, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap aman di seluruh jaringan SPBU mereka di Indonesia.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina," kata Robert.

Sementara itu, tidak semua produk BBM Pertamina mengalami perubahan harga. Sejumlah jenis bahan bakar lainnya masih dijual dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

Pertamax Turbo tetap dibanderol Rp 20.750 per liter, Pertalite Rp 10.000 per liter, Dexlite Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp 24.800 per liter.

Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green yang mencapai hampir Rp 4.000 per liter ini menjadi salah satu penyesuaian terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan yang dilakukan di luar jadwal rutin awal bulan pun memicu perhatian publik, terutama di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM nonsubsidi.


Artikel ini sudah tayang di detikOto




(sfn/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads