Jemaah Haji Jabar Terbang dari Kertajati, Penerbangan Internasional Melesat

Data Jabar

Jemaah Haji Jabar Terbang dari Kertajati, Penerbangan Internasional Melesat

Wisma Putra - detikJabar
Jumat, 12 Jun 2026 06:00 WIB
Dua pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (29/10/2023). Kementerian Perhubungan memindahkan semua penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Internasional Jawa Barat per tanggal 29 Oktober 2023. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/YU
Dua pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (29/10/2023). (Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Bandung -

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat tren kontras pada sektor penerbangan selama April 2026. Saat jumlah penumpang domestik merosot, angka penerbangan internasional justru melonjak tajam. Lonjakan signifikan ini dipicu oleh dimulainya pemberangkatan jemaah haji melalui Bandara Internasional Kertajati, Majalengka.

Dari data BPS Jawa Barat yang dipublikasikan, Selasa (2/6), jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara komersial internasional di Jawa Barat pada bulan April 2026 tercatat sebanyak 6.511 orang.

Angka tersebut merepresentasikan lonjakan yang luar biasa tinggi, yakni sebesar 711,85 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Maret 2026 (month-on-month/MoM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dibandingkan dengan April 2025 (periode yang sama tahun lalu), performa penerbangan internasional ini mencatatkan pertumbuhan tahunan (year-on-year/YoY) yang sangat masif, yakni sebesar 555,03 persen.

Untuk rute penerbangan, saat ini masih melayani satu tujuan, yaitu keberangkatan tujuan negara Singapura. Sedangkan peningkatan besar terjadi karena adanya lonjakan signifikan pemberangkatan Jemaah Haji asal Jawa Barat yang diberangkatkan dari Bandara Kertajati.

ADVERTISEMENT

Kondisi ini berbeda jika dibandingkan dengan sektor penerbangan domestik di wilayah Jawa Barat. BPS mencatat bahwa jumlah penumpang angkutan udara domestik pada bulan April 2026 mengalami penurunan sebesar 75,35 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret 2026.

Jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat melalui angkutan udara komersial dari Jawa Barat sebanyak 335 orang, mengalami penurunan sebesar 75,35 persen bila dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 1.359 orang.

Terdapat lima bandara yang melayani penerbangan domestik yang diamati sebagai sarana transportasi udara di Provinsi Jawa Barat, yaitu Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Bandara Nusawiru di Kabupaten Pangandaran, Bandara Cakrabhuwana Penggung di Kota Cirebon dan Bandara Wiriadinata di Kota Tasikmalaya.

Ditinjau menurut bandara keberangkatan, jumlah keberangkatan penumpang penerbangan domestik pada April 2026 didominasi oleh penumpang dari Bandara Nusawiru dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 253 orang. Meskipuan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi penurunan sebesar 19,94 persen yang tercatat sebanyak 316 orang.

Penurunan penumpang penerbangan domestik secara umum, disebabkan oleh penutupan sementara rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Yogyakarta dan Semarang. Dimana keberangkatan penumpang domestik dari Bandara Husein Sastranegara pada April 2026 sebanyak 58 orang, atau mengalami penurunan sebesar 94,26 persen.

Untuk Bandara Wiriadinata, tercatat sebanyak 17 orang yang berangkat dari bandara tersebut. Keberangkatan penumpang dari Bandara Kertajati tercatat sebanyak 7 orang. Sedangkan dari Cakrabhuana Penggung pada April 2026 tidak terdapat penumpang dari Bandara tersebut. Perkembangan jumlah penumpang angkutan udara domestik secara year on year turun sebesar 93,84 persen, dari 5,43 ribu orang pada April 2025 menjadi 335 orang pada April 2026.

(wip/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads