Mahasiswa Subang Geruduk DPRD, Tuntut Evaluasi APBN dan MBG

Mahasiswa Subang Geruduk DPRD, Tuntut Evaluasi APBN dan MBG

Dian Firmansyah - detikJabar
Kamis, 18 Jun 2026 15:29 WIB
Aksi mahasiswa di Subang
Aksi mahasiswa di Subang (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar).
Subang -

Gelombang protes terhadap program dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto terus terjadi. Puluhan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Subang.

Para demonstran memaksa merangsek masuk ke kantor DPRD Subang namun diblokade petugas. Mereka bahkan tidak bisa bertemu dengan pimpinan dewan tersebut.

Kondisi itu memicu ketegangan antara massa mahasiswa dengan petugas yang berjaga. Mahasiswa bahkan menjebol pintu pagar untuk masuk ke area kantor perwakilan rakyat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi saling dorong dengan petugas terjadi hingga pagar yang terlepas nyaris menimpa demonstran. Beruntung, aksi tersebut tidak meluas dan dapat diredam.

Sebelumnya, para demonstran ini juga melakukan aksi bakar ban bekas di jalur utama menuju kantor pemerintahan. Arus lalu lintas yang sempat tersendat pun langsung direkayasa oleh petugas kepolisian.

Koordinator aksi, Annas Ahmad Laduni, menuntut agar pemerintah mengevaluasi seluruh anggaran APBN. Ia juga mendesak perbaikan sistem MBG serta pengusutan tuntas dugaan korupsi di BGN.

"Untuk tuntutan kali ini kami dari aliansi BEM dan HMI pertama evaluasi seluruh APBN kedua tentunya terkait korupsi di dalam BGN di usut sampai ke akar kita tidak mau rakyat terbebani, berbicara kenaikan BBM itu bukan,l solusi tapi dampak besar ke perekonomian masyarakat," ujar Annas disela-sela aksinya, Kamis (18/06/2026).

Tuntutan massa tidak sampai di situ. Program MBG yang sudah berjalan diminta segera dibenahi karena sistemnya dinilai belum baik. Pemerintah diminta tidak hanya mementingkan perut, tetapi juga mementingkan kecerdasan generasi bangsa.

"UUD Polri kita ingin di evaluasi dan tinjau kembali apalagi polri bisa masuk sipil , terkait MBG, berdampak anak bangsa tapi kita tidak boleh melupakan sistemnya karena sistemnya di MBG kacau korupsi merajalela kita harus evaluasi ke akar-akarnya, substansi anak bangsa cerdas bukan hanya perut tapi kepala," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun di Rentang 6,0-6,5 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads