Bandung Bakal Tampung Ratusan Alat Hibah untuk Olah Sampah

Bandung Bakal Tampung Ratusan Alat Hibah untuk Olah Sampah

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 23 Jun 2026 17:46 WIB
Wali Kota Bandung M Farhan
Wali Kota Bandung Farhan (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar).
Bandung -

Upaya pengolahan sampah di Kota Bandung terus dimatangkan. Rencananya, Pemkot akan menerima sekitar ratusan alat pengolah sampah yang berasal dari hibah Pemprov Jawa Barat dan bantuan Mabes TNI Angkatan Darat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, bantuan hibah untuk alat pengolah sampah dari Pemprov Jabar dipastikan berjumlah 151 unit. Kemudian bantuan dari TNI AD, diusulkan untuk di 50 titik di Kota Bandung.

"Jadi ada beberapa bantuan yang sedang kita upayakan. Pertama, bantuan dari provinsi, yaitu 151 mesin RDF. Kemudian bantuan dari Mabes TNI AD. Kami mengusulkan 50 titik pengolahan sampah," kata Farhan, Selasa (23/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalahnya, bantuan tersebut masih diverifikasi di lapangan. Sebab, Pemkot Bandung harus menyiapkan lahan untuk menyimpan alat pengolah sampah tersebut seluas 100 meter persegi di setiap titiknya.

ADVERTISEMENT

"Mesinnya insyaallah ada. Yang jadi problem sekarang adalah pemilihan lahan dan pengelolaan lahan itu sendiri, kami mesti menyediakan lahan minimal 100 meter persegi di setiap titik. Jadi total sudah kita siapkan 220 titik berdasarkan foto udara," ungkapnya.

Salah satu contoh tantangan yang dihadapi yaitu masalah lahan yang berdekatan dengan area sekolah. Masalah ini nantinya akan ditangani dengan memindahkan lahan tersebut ke tempat yang lebih memadai.

"Sekarang kita verifikasi dulu secara fisik, apakah memang jalan aksesnya bagus, tidak mengganggu. Karena gini, contohnya, ada lahan 100 meter, tapi ternyata pas di belakang sekolah," katanya.

"Karunya barudak sakolana atuh (kasian anak sekolahnya), terpaksa kita pindah. Atau pas di sebelahnya puskesmas, ya tetap kita mesti pindah juga. Nah, itu yang sedang kita lakukan sekarang," ucapnya.

Farhan menargetkan pemetaan itu selesai pada Juli 2026. Sehingga, bantuan alat pengolah sampah tersebut bisa langsung disebar ke beberapa titik yang telah ditentukan.

"Mudah-mudahan di akhir bulan Juli semuanya sudah bisa ditentukan, minimal 10 persen dari yang ditargetkan, yaitu 15 titik bantuan provinsi dan 5 titik bantuan Mabes AD. Jadi ada 20 titik," katanya.

"Dari 20 titik itu, per titik antara 5 sampai 10 ton per hari. Jadi ada 5 kali 10 ton, plus 15 kali 5 ton. Jadi 75 ton tambah 50 ton. Sebanyak 125 ton per hari harus bisa dikejar pada bulan Agustus, September. Oktober selesai," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Erick Thohir Jelaskan soal Viral Kirim Alat Olahraga ke Sumatera"
[Gambas:Video 20detik]
(ral/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads