Polri melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira menengah, termasuk jajaran kepala kepolisian resor (Kapolres) di lingkungan Polda Jawa Barat. Pergantian ini mencakup sejumlah wilayah strategis, seperti Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Cimahi, Subang, Sukabumi, Indramayu, Karawang, hingga Sumedang.
Dalam telegram mutasi tersebut, sejumlah pejabat dipromosikan ke jabatan baru di tingkat Mabes Polri maupun Polda lain. Sementara posisi yang ditinggalkan diisi oleh perwira menengah dari berbagai satuan dan kepolisian daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Polres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama dimutasi menjadi Kasibinyan BPKB Subdit BPKB Ditregident Korlantas Polri. Posisinya digantikan AKBP Ade Papa Rihi yang sebelumnya menjabat Kapolres Salatiga, Polda Jawa Tengah.
Di Polres Ciamis, AKBP Hidayatullah mendapat penugasan baru sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Jabar. Posisi Kapolres Ciamis kemudian diisi AKBP Eko Iskandar yang sebelumnya menjabat Kapolres Cirebon Kota.
Sementara itu, jabatan Kapolres Cirebon Kota diserahkan kepada AKBP Bimantoro Kurniawan yang sebelumnya bertugas sebagai Assessor SDM Kepolisian Muda Tk. I SSDM Polri.
Rotasi juga menyasar Polres Majalengka. AKBP Rita Suwadi dimutasi menjadi Kasubbagevdasi Bagbindik Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Penggantinya adalah AKBP Muhammad Aldy Sulaiman yang sebelumnya menjabat Kapolres Gowa, Polda Sulawesi Selatan.
Di Polres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto mendapat penugasan sebagai Kasibinyan STNK Subdit STNK Ditregident Korlantas Polri. Jabatan Kapolres Garut selanjutnya diisi AKBP Niko Nurallah Adi Putra yang sebelumnya menjabat Kapolres Cimahi.
Posisi Kapolres Cimahi kemudian dipercayakan kepada AKBP Moh. Faruk Rozi yang sebelumnya menjabat Kapolres Klaten, Polda Jawa Tengah.
Mutasi juga terjadi di Polres Subang. AKBP Dony Eko Wicaksono dimutasikan sebagai Perwira Menengah (Pamen) Yanma Polri. Jabatan Kapolres Subang selanjutnya diisi AKBP Andi Purwanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Tasikmalaya Kota.
Sementara itu, posisi Kapolres Tasikmalaya Kota dipercayakan kepada AKBP Andik Eko Siswanto yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Jawa Barat.
Di Polres Sukabumi, AKBP Dr. Samian dimutasi menjadi Wakapolres Metro Depok, Polda Metro Jaya. Penggantinya adalah AKBP Benny Cahyadi yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Pergantian juga berlangsung di Polres Indramayu. AKBP Mochamad Fajar Gemilang mendapat penugasan baru sebagai Kasubbagsumda Bagrendafung Rorenmin Itwasum Polri. Posisinya diisi AKBP Prianggo Parlindungan yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah.
Di wilayah Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah dimutasi menjadi Wakapolres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolresta Karawang kemudian dipercayakan kepada Kombes Pol Mario Prahatinto yang sebelumnya bertugas sebagai Psikolog Kepolisian Madya Tk. III SSDM Polri.
Sementara itu, di Polres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika dimutasi menjadi Wadirreskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Posisi Kapolres Sumedang kini diisi AKBP Reza Ma'ruffi yang sebelumnya menjabat Kasatintelkam Polres Metro Jakarta Barat, Polda Metro Jaya.
Selain itu, Polres Kuningan juga berganti pimpinan. AKBP Muhammad Ali Akbar dimutasi menjadi Kapolres Brebes Polda Jateng. Penggantinya AKBP Bellen Anggara Pratama yang sebelumnya menjabat Koorspripim Polda Sumut.
Perubahan juga terjadi di bidang teknologi informasi. Kombes Pol Parojahan Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Kabid TIK Polda Jabar dipercaya sebagai Auditor Sispamobvitnas Madya Tk. I Baharkam Polri. Jabatan Kabid TIK Polda Jabar selanjutnya diemban Kombes Pol Anton Elfrino Trisanto yang sebelumnya bertugas sebagai Kabid TIK Polda Kalimantan Timur.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko sebagaimana dilansir detikNews, mengatakan mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi.
"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Trunoyudo.
(dir/dir)
