Bandara Husein Bandung Beroperasi Mulai 17 September 2026

Bandara Husein Bandung Beroperasi Mulai 17 September 2026

Andi Hidayat - detikJabar
Jumat, 26 Jun 2026 23:30 WIB
Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Rabu (12/7/2023).
Bandara Husein Sastranegara (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai beroperasi pada 17 September 2026. Target operasional ini telah ditetapkan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports.

Operasional bandara tersebut dilakukan sejalan dengan Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026.

Dalam ketetapan ini, Bandara Husein akan melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari Angkasa Pura, untuk Bandung itu mereka sudah siapkan untuk tanggal 17 September operasi," Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

Lukman mengatakan, Kemenhub dan InJourney Airports telah melakukan kunjungan ke Bandara Husein. Berdasarkan kunjungannya, Kemenhub akan menaikkan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) menjadi kategori 7.

Meski begitu, ia menyebut masih perlu perbaikan pada sejumlah infrastruktur Bandara Husein. Pasalnya, bandara tersebut telah lama tidak melayani penerbangan jet.

"Kita harus melakukan perbaikan, karena selama ini juga tidak, sebelumnya sudah tidak digunakan jet sehingga harus dilakukan perbaikan, mungkin ada patching atau overlay yang diperlukan. Selanjutnya perbaikan kesisteman di dalam bandara," jelasnya.

Kemenhub juga telah memberikan surat pemberitahuan kepada seluruh stakeholder kebandarudaraan terkait rencana operasional Bandara Husein. Selanjutnya, Kemenhub akan melakukan pembagian rute sesuai permintaan maskapai.

"Kalau sudah ada permintaan Baru kita bisa Membuat satu rencana untuk pengoperasian sesuai dengan kondisi yang ada. Yang terkait internasional itu seperti yang sampaikan Bapak Menteri tadi, memang belum ada permintaan," terang Lukman.

Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads