Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, salah satu peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP), meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Rifki merupakan warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membenarkan bahwa Rifki merupakan warganya. Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Rifki.
"Saya ikut berduka dan saya sudah menengok juga keluarga ke sana menyampaikan duka cita atas meninggalnya warga Sumedang. Mudah-mudahan almarhum diterima Islamnya, diterima amal sholatnya, diampuni dasar dosanya, diberikan rohmat dan makrifat alam kuburnya," kata Dony, Senin (29/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dony mengaku pihaknya sudah bertakziah ke rumah duka. Saat kunjungan tersebut, pihak keluarga mendiang Rifki menyatakan telah menerima kondisi ini dengan lapang dada.
"Dan kemarin keluarga sudah sangat legowo menerima dengan kondisi ini, dan mengucapkan apresiasi atas perhatian yang luar biasa dari penyelenggara pelatihan yang memperhatikan sampai dengan kepulangan ke sini," ungkapnya.
Menurut Dony, berdasarkan informasi yang didapatnya, Rifki meninggal dunia diduga akibat kelelahan. "Kalau datanya kelelahan," pungkasnya.
Sementara itu, detikJabar sempat mendatangi langsung kediaman Rifki di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Namun, pihak keluarga belum berkenan untuk diwawancarai perihal meninggalnya Rifki.
"Mohon maaf kami masih berduka, mohon pengertiannya," ucap salah satu anggota keluarga kepada detikJabar.
Dilansir dari detikNews, Kepala BPSDM Kemhan Mayjen Ketut Gede Wetan memastikan para peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.
"Pertama-tama, atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, panitia seleksi nasional, dan seluruh penyelenggara program sarjana penggerak pembangunan Indonesia menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKN PKNP tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial," ujar Ketut Gede saat jumpa pers, Sabtu (27/6/2026).
"Kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi berbeda-beda. Seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan," ucapnya.
Seperti diketahui sebelumnya, lima orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).
Berikut nama-nama peserta SPPI yang meninggal dunia:
1. Yonanda Muhammad Taufiq
2. Anisa Muyassaroh
3. Novia Rahmadhani Sihotang
4. Muhammad Rifki Renaldi Gunawan
5. Nola Dya Sari
Simak Video "Video: Impor Mobil Pick Up dari India, Dasco: Tunggu Presiden Pulang!"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
