Jejak SMA Taman Siswa Bandung, Kawah Candradimuka Atlet Nasional

Jejak SMA Taman Siswa Bandung, Kawah Candradimuka Atlet Nasional

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 01 Jul 2026 12:30 WIB
Kepala SMA Taman Siswa saat menunjukkan foto Atep, legenda Persib Bandung yang merupakan alumni sekolah
Kepala SMA Taman Siswa saat menunjukkan foto Atep, legenda Persib Bandung yang merupakan alumni sekolah (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Bandung -

Di balik statusnya sebagai salah satu Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat, SMA Taman Siswa Kota Bandung menyimpan sejarah panjang sebagai pencetak atlet-atlet nasional.

Dari legenda bulu tangkis Taufik Hidayat hingga legenda Persib Bandung, Atep, semuanya pernah mengenyam pendidikan di sekolah ini.

Kini, sekolah yang dikenal sebagai "kampusnya para atlet" itu membuka tiga rombongan belajar atau 108 kursi bagi calon murid baru melalui program SSK untuk tahun ajaran 2026/2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala SMA Taman Siswa Bandung, Sunggono, mengatakan hingga kini minat atlet untuk bersekolah di Taman Siswa masih tetap tinggi. Bahkan, banyak di antaranya datang dari luar Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

"Kalau misalkan untuk masalah atlet untuk daftar pasti masih ada, kebanyakannya tuh masih sekarang tuh dari luar daerah. Kalau dari Kota Bandung kita berebut dengan sekolah-sekolah negeri ya," kata Sunggono.

Menurutnya, tradisi sebagai sekolah atlet sudah dibangun sejak puluhan tahun lalu. Nama Taufik Hidayat menjadi salah satu alumni paling terkenal yang pernah menimba ilmu di sekolah tersebut.

Selain Taufik, ada nama seperti Risco Herlambang dan Octavian yang merupakan pelatih ternama di olahraga bola voli.

"Kalau dulu sebelumnya Taman Siswa megang sekolah atlet tuh dari sejak zaman Taufik Hidayat tuh masuk tahun berapa 98. Terus pemain voli seperti Risco Herlambang, terus seperti Octavian, pelatih senior putri nasional kan, itu tahun 89-an lah, 85 sudah menjadi sekolah-sekolah atlet," ujarnya.

Tak hanya melahirkan atlet bulu tangkis dan voli, SMA Taman Siswa juga menjadi tempat menimba ilmu bagi sederet pesepak bola nasional. Yang paling dikenal, tentu eks pemain Persib, Eka Ramdani serta Atep.

"Iya pemain bola seperti Eka Ramdani, Atep, Wildansyah, Ferdinand Sinaga, Rudiyana, dan lain-lain tuh banyak," ungkap Sunggono.

Tradisi itu terus berlanjut hingga sekarang. Sejumlah atlet nasional dari cabang sepak bola masih tercatat sebagai alumni SMA Taman Siswa.

"Dan sekarang masih ada atlet yang di perempuan Rosdilah itu ya, atlet sepak bola nasional. Itu Rosdila dia tuh gelandang yang pakai kerudung, itu alumni dari sini. Dan ada kemarin tuh di Malut United, Firman Ramadhan lulusan sini juga," katanya.

Meski identik dengan sekolah atlet, Sunggono menegaskan pihaknya tetap menaruh perhatian besar terhadap prestasi akademik. Banyak alumninya yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi negeri.

"Dan kami juga alhamdulillah lulusan-lulusannya ada yang diterima di Universitas Brawijaya, yang ada di Bali itu ada juga Universitas Negeri di Bali itu Udayana, terus ke yang di UPI ada, di Unpad ada. Alhamdulillah untuk perguruan tinggi masih banyak yang diterima," ujarnya.

Untuk mempertahankan identitas sebagai sekolah atlet, SMA Taman Siswa terus menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah sepak bola dan induk organisasi cabang olahraga di Jawa Barat. Menurutnya, keseimbangan antara prestasi olahraga dan akademik menjadi prinsip utama yang terus dijaga sekolah.

"Kami bekerja sama dengan SSB seperti kalau sepak bola ya, atlet-atlet PBSI Jabar atau kalau bulu tangkis, dengan bola voli dengan IVOBA yang ada di Jabar atau di Kota Bandung," jelas Sunggono.

"Prestasi dia jalan, akademik juga kita perhatikan. Jadi balance dua-duanya tuh. Setelah misalkan lulus SMA punya ijazah dan dia juga bisa meneruskan untuk kuliah atau misalkan untuk bekerja," lanjutnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Taufik Hidayat Minta Maaf dan Menyesal"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads