Ditinggal Teman ke Masjid, Bocah 5 Tahun di Sukabumi Hilang Tanpa Jejak

Ditinggal Teman ke Masjid, Bocah 5 Tahun di Sukabumi Hilang Tanpa Jejak

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Sabtu, 04 Jul 2026 09:40 WIB
Pencarian bocah hilang di Sukabumi
Pencarian bocah hilang di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar).
Sukabumi -

Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun bernama Fadlan Al Fharizi dilaporkan raib tanpa jejak di Kampung Babakan Gobang, RT 001/005, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.

Anak bungsu dari pasangan Wiwin Saepudin dan Irma Wati ini dinyatakan hilang di sekitar area aliran Sungai Cicatih sesaat sebelum pelaksanaan ibadah salat Jumat pada Jumat (3/7) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merespons laporan tersebut, aparat kepolisian dan tim penyelamat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.

"Tim Basarnas Kabupaten Sukabumi, untuk bantuan untuk mencari korban yang dikabarkan tenggelam," ujar anggota kepolisian setempat, Aiptu Nanang Fitriyono, membenarkan bahwa pencarian difokuskan pada dugaan korban terseret arus.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data awal di lapangan, korban terakhir kali terpantau bermain bersama rekan-rekannya sesaat sebelum azan berkumandang.

"Laki-laki umur lima tahun. Tadi sebelum Jumatan, menurut informasi dari Kepala Desa Cibunarjaya, tadi sebelum Jumatan sekitar pukul setengah dua belas, main tiga orang anak, yang dua balik ke masjid, yang satu ditinggalin, nah setelah itu nggak ada yang ngelihat lagi. Informasi itu pakai baju lengan pendek," jelas Nanang.

Peristiwa hilangnya bocah kelahiran 26 Mei 2021 ini terasa sangat memilukan bagi keluarga dan warga sekitar. Pasalnya, korban diketahui masih dalam masa pemulihan usai menjalani prosesi khitanan.

"Betul warga Kampung Babakan Gobang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar. Fase kejadiannya itu, dikatakan hilang itu, setelah salat Jumatan. Karena sebelum Jumatan, itu sekitar setengah dua belas itu, Fadlan bersama tiga rekannya itu masih bermain di sekitaran sini. Ini Fadlan usianya 5 tahun, dan ini baru satu minggu di sunat," buka Kepala Desa Cibunarjaya, Acep Awaludin.

Petaka diduga bermula saat ada warga yang membagikan makanan ringan. Teman-teman korban memilih pulang ke rumah masing-masing.

"Pada saat itu karena ada pembagian jeli ya, pembagian jeli dari salah satu warga, anak yang dua pulang, ah meninggalkan yang namanya Fadlan. Nah, Fadlan main di sini sendirian. Nah, yang terakhir melihat Fadlan itu adalah orang tua yang rumahnya di sana. Pada saat itu beliau mau berangkat ke masjid untuk salat Jumatan, melihat Fadlan bermain sendiri, mondar-mandir dari sana ke sini," tutur Acep merinci kronologinya.

Keterangan tersebut diperkuat oleh kesaksian warga di sekitar lokasi yang menjadi saksi mata terakhir pergerakan korban di dekat area yang mengarah ke sungai.

"Jadi jam, sekitar jam 11.45, 46-an, saya ngelihat anak kecil lagi bolak-balik ke area depan rumah ini. Terus cuman dua kali balikan doang, habis itu nggak tahu ke mana lagi. Baju anak-anak sih, kayak ke item-item gitu tah, ke iteman, abu-abu gitu," ungkap Dini (30), memastikan bahwa korban saat itu mengenakan pakaian berwarna gelap.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ayah Tiri Simpan Jasad Alvaro Selama 3 Hari di Garasi Sebelum Dibuang"
[Gambas:Video 20detik]
(sya/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads