Nadira Az Zahra (21), mahasiswi Telkom University asal Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, akhirnya ditemukan. Sebelumnya, mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan (FIT), Prodi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025 ini dilaporkan hilang selama hampir enam hari.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengungkapkan, di balik penemuan Nadira, terdapat sosok misterius yang belum diketahui identitasnya.
Sosok misterius itu, menurut Anton, memberikan informasi secara sukarela dan turut membantu dalam proses pencarian. Meski demikian, pihak kepolisian sengaja tidak mengungkap identitas sosok tersebut ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasi ditemukan berdasarkan informasi dari sumber yang memang mau membantu. Jadi tidak perlu saya sebutkan karena mungkin ada sesuatu yang nanti jadi pertimbangan. Yang pasti ditemukan masih di Kota Bandung," kata Anton kepada awak media di Bandung, Selasa (7/7/2026).
Anton juga memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi tindak pidana dalam kasus hilangnya mahasiswi tersebut.
"Ya, sementara belum ada indikasi ke sana," ujar Anton.
Paman Nadira, Budhi Purwana, mengatakan bahwa sosok yang menemukan keponakannya itu bukanlah dari lingkaran keluarga, kerabat, maupun teman kuliah. Menurut Budhi, orang tersebut mengetahui kabar hilangnya Nadira melalui sebaran informasi di media sosial dan berbagai saluran informasi lainnya.
"Bukan, bukan kerabat. Ini dari informasi yang didapat dari sebaran informasi di media sosial dan lain-lain," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Nadira yang merupakan warga Kecamatan Rancasari, Kota Bandung ini, hilang sejak enam hari lalu, tepatnya pada Selasa, 30 Juni 2026.
Perempuan berusia 21 tahun itu terakhir kali meninggalkan rumah untuk bergegas menuju kampusnya di Telkom University, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nadira merupakan mahasiswi angkatan 2025 yang saat ini tengah menempuh pendidikan di semester 2.
Pada tanggal 30 Juni lalu, Nadira berangkat dari rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan ke Kampus Tel-U. Namun hingga Rabu, 1 Juli 2026, pihak keluarga kehilangan kontak. Ponsel Nadira diketahui sudah nonaktif sejak tanggal 30 Juni, sekitar pukul 12.30 WIB.
Saat pergi dari rumah, Nadira diketahui mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel kuliah berwarna krem yang berisi laptop, tablet, dan ponsel.
(wip/tya)
