Perumda Pasar Juara memastikan aktivitas perdagangan di pasar tradisional kembali normal usai libur Lebaran 2026. Sejumlah antisipasi pun sudah dilaksanakan, untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.
Direktur Utama Perumda Pasar Juara Pradana Aditya Wicaksana mengatakan, setelah Hari Raya Idul Fitri, aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pembenahan pun dilakukan sebagai respons atas keresahan pedagang menjelang, khususnya terkait gangguan keamanan yang berpotensi menghambat aktivitas ekonomi.
"Salah satu langkah yang kami lakukan melalui penertiban di sejumlah titik, termasuk di Pasar Ciroyom. Penindakan terhadap oknum yang mengganggu kenyamanan perdagangan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan pasar yang aman dan kondusif," katanya, Kamis (26/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Perumda Pasar Juara Kota Bandung juga membentuk Satgas Keamanan dan Pelayanan yang disiagakan penuh selama masa libur Idul Fitri. Satgas ini melaksanakan monitoring intensif serta pelayanan langsung di 37 pasar yang tersebar di Kota Bandung.
Keberadaan satgas berpengaruh dalam menjaga stabilitas aktivitas pasar di tengah lonjakan pengunjung dan transaksi selama periode menjelang Lebaran. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, satgas juga memastikan ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan lingkungan pasar tetap terjaga.
"Momentum Idul Fitri menjadi ujian sekaligus pembuktian bahwa pasar rakyat dapat tetap aman, tertib, dan nyaman apabila dikelola dengan baik serta didukung oleh kolaborasi semua pihak," ujarnya.
Ke depan, Perumda Pasar Juara Kota Bandung akan terus memperkuat langkah pembenahan dan pengawasan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pasar tradisional yang lebih tertata, aman, dan berdaya saing. Perumda Pasar Juara Kota Bandung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ketertiban dan kenyamanan pasar sebagai ruang ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.
(ral/dir)
