Proyek raksasa Tol Sentul Selatan-Karawang Barat (JORR III) kini memasuki babak baru. Proses lelang proyek prestisius ini resmi bergulir, di mana tahapan registrasi prakualifikasi telah ditutup pada 1 Mei 2026 lalu.
Merujuk data resmi dari laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), pintu pendaftaran bagi para peserta lelang telah dikunci rapat sejak awal Mei.
"Layanan registrasi peserta lelang telahditutuppadaJumat, 1 Mei 2026 pukul 16.00 WIB," bunyi pengumuman resmi tersebut, Minggu (10/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi dari Simpul KPBU Kementerian PU, proyek Tol Sentul Selatan-Karawang Barat ini merupakan proyek prakarsa badan usaha atau unsolicited. Tak main-main, nilai investasi untuk menyambungkan dua wilayah strategis ini diprediksi menembus angka Rp 34,75 triliun.
Nantinya, pemenang lelang akan memegang masa konsesi selama 40 tahun dengan skema pengembalian berupa user charge atau tarif tol dari pengguna jalan.
Secara teknis, jalan tol ini akan membentang sepanjang 60,36 km. Jalur ini bakal menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Sentul Junction hingga Karawang Junction, sekaligus terintegrasi dengan sejumlah ruas tol utama lainnya.
Setidaknya ada tiga titik persimpangan besar yang akan dibangun. Tol Sentul Selatan-Karawang Barat ini bakal terkoneksi langsung dengan Tol Bogor Ring Road (BORR), Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan, hingga Tol Jakarta-Cikampek eksisting.
Artikel ini sudah tayang di detikFinance, baca selengkapnya di sini.
Simak Video "Video: Pramono Bakal Lelang Proyek Mulai Akhir Tahun Agar Dana Tak Mengendap"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
