Jabar Jadi Pusat Ekonomi Syariah 2026, Menag: Contoh Bagi Daerah

Jabar Jadi Pusat Ekonomi Syariah 2026, Menag: Contoh Bagi Daerah

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 09 Jun 2026 16:46 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Menteri Agama Nasaruddin Umar
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Bandung -

Jawa Barat ditetapkan sebagai tuan rumah Indonesia Ekonomi Syariah Forum Expo (IES Expo) 2026. Penunjukan tersebut menjadi pengakuan atas besarnya potensi Jawa Barat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Penetapan Jawa Barat sebagai tuan rumah merupakan arahan langsung dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional sekaligus memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, pondok pesantren, hingga masyarakat.

Pemilihan Jawa Barat bukan tanpa alasan. Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia itu selama ini dikenal memiliki jaringan pesantren yang kuat, pelaku industri halal yang terus berkembang, serta dukungan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengumuman tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026), yang dihadiri Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai Jawa Barat layak menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah karena berhasil menunjukkan harmoni sosial dan semangat kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Kita berharap Jawa Barat ini menjadi cermin sebagai pusat kerukunan umat dan warga. Dan kita juga salut gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh Bapak Gubernur betul-betul menciptakan sebuah kebersamaan yang luar biasa," kata Nasaruddin.

Menurutnya, suasana yang ia saksikan langsung di Jawa Barat memperlihatkan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat yang menjadi modal penting dalam pembangunan.

"Seperti yang kami saksikan barusan ini luar biasa. Bagaimana masyarakat mencintai gubernurnya dan sebaliknya bagaimana gubernur mencintai dan memprioritaskan untuk kesejahteraan rakyatnya," ujarnya.

Nasaruddin menyebut kondisi tersebut menjadi contoh ideal yang perlu ditunjukkan kepada daerah lain. "Inilah contoh yang sangat bagus untuk ke depan. Inilah Indonesia dan inilah Islam. Saya kira itu," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menag juga secara resmi meluncurkan Indonesia Ekonomi Syariah Forum Expo (IES Expo) 2026 di Jawa Barat.

"Salah satu sekarang yang kita lakukan di Jawa Barat ini adalah me-launching apa yang kita sebut dengan Indonesia Ekonomi Syariah Forum Expo di Jawa Barat ini. Dan dengan demikian hari ini kita ucapkan bismillahirrahmanirrahim, maka sudah kita resmikan di Jawa Barat ini, semoga berkah," ucap Nasaruddin.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penguatan ekonomi syariah harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek-proyek besar, tetapi juga harus menyentuh kehidupan masyarakat di lingkungan sekitar.

Dedi menilai keberadaan masjid dan sarana keagamaan yang telah banyak berdiri di Jawa Barat perlu diikuti dengan penguatan fungsi sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

"Kalau masjid-masjid yang megah itu sudah banyak di Jawa Barat. Yang diperlukan hari ini kita secara bertahap nanti terintegrasi dengan bantuan dana desa. Itu mengembangkan masjid-masjid, tajuk-tajuk yang ada di lingkungan masyarakat," kata Dedi.

Menurutnya, pendekatan tersebut akan membuat pembangunan berbasis keumatan lebih berkelanjutan karena dikelola langsung oleh masyarakat setempat.

"Yang tidak perlu lagi kita bangun DKM lagi, menyiapkan biaya operasional. Ketika nanti bangun masjidnya dibangun kan nanti akan dikelola oleh mereka," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ma'ruf Amin Beberkan 3 Peran Strategis Ekonom Syariah"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads