Sepekan menjelang dimulainya tahun ajaran baru sekolah, denyut aktivitas di Pasar Manis Ciamis mulai terasa lebih hidup. Rabu (8/7/2026), suasana pasar yang biasanya cenderung lengang tampak berubah ramai.
Sejumlah toko pakaian, terutama yang menjajakan seragam sekolah, dipadati para orang tua yang datang bersama anak-anak mereka. Di deretan toko buku, kondisi serupa juga terlihat. Berbagai jenis alat tulis diserbu pembeli yang tengah melengkapi kebutuhan sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandangan itu seolah menghadirkan suasana khas musim belanja tahunan. Terlihat percakapan antara penjual dan pembeli mencari seragam yang sesuai ukuran. Bagi para pedagang, momen ini menjadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu.
Meningkatnya aktivitas belanja dipicu kebutuhan orang tua untuk menyiapkan perlengkapan sekolah anak sebelum hari pertama masuk. Seragam, buku tulis, hingga alat tulis menjadi barang yang paling banyak dicari.
Salah seorang pemilik kios seragam sekolah di Pasar Manis Ciamis Haji Heri mengatakan, peningkatan pembeli mulai terasa sejak Senin (6/7/2026). Menurutnya, permintaan seragam dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA, mengalami kenaikan cukup signifikan.
"Alhamdulillah, menjelang masuk sekolah permintaan mulai meningkat. Kalau dibandingkan hari biasa, penjualannya naik sekitar 50 persen. Pembeli datang hampir setiap hari untuk membeli seragam baru, tetapi lonjakan pembeli mulai terasa sejak Senin kemarin," ujarnya.
Di tengah meningkatnya permintaan, Heri memastikan harga seragam sekolah masih relatif stabil. Ia menyebut hingga saat ini belum ada kenaikan harga, sehingga masyarakat masih bisa berbelanja dengan harga normal.
"Harga masih normal, belum ada kenaikan. Kami berharap kondisi ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya," katanya.
Di antara keramaian pasar, Neneng, salah seorang orang tua siswa, tampak sibuk memilih seragam dan alat tulis untuk anaknya yang akan naik ke kelas 2 MTs. Ia mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan ukuran dan bisa mendapatkan harga yang masih terjangkau. Menurutnya, seragam lama anaknya sudah mulai usang sehingga perlu diganti untuk menyambut tahun ajaran baru.
"Saya lebih memilih membeli seragam dan alat tulis sekarang. Biasanya kalau sudah mendekati masuk sekolah pembeli semakin ramai, mencari ukuran jadi lebih sulit, dan kadang harganya juga lebih mahal," tuturnya.
Bagi para pelaku usaha di Pasar Manis Ciamis, ramainya pembeli menjelang masuk sekolah bukan sekadar rutinitas tahunan. Momen ini juga menjadi harapan agar roda usaha kembali bergerak, mendongkrak pendapatan pedagang.
Ramainya aktivitas jual beli di Pasar Manis Ciamis menjadi penanda dimulainya persiapan masyarakat menyambut tahun ajaran baru. Bukan hanya para pedagang eceran yang merasakan dampaknya, geliat permintaan juga sampai ke tangan para pengrajin seragam sekolah.
Ujang, pengusaha konfeksi asal Desa Baregbeg yang memproduksi seragam sekolah, mengaku pesanan dari berbagai kios di Pasar Manis Ciamis terus berdatangan dalam beberapa hari terakhir. Tingginya permintaan membuatnya harus lebih selektif menerima order baru.
"Pesanan tahun ini sangat banyak. Bahkan sampai sekarang saya sudah tidak berani menerima tambahan pesanan karena khawatir tidak selesai tepat waktu. Yang penting pesanan yang sudah masuk bisa selesai sesuai jadwal," ungkapnya.
(sud/sud)
