Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung, Ini Rute-Lokasi Parkir

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Bandung, Ini Rute-Lokasi Parkir

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 15 Mei 2026 10:31 WIB
Kirab Mahkota Binokasih di Sumedang.
Kirab Mahkota Binokasih di Sumedang (Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar).
Bandung -

Kota Bandung bersiap menjadi lautan budaya pada Sabtu (16/5/2026) malam. Ribuan warga diperkirakan memadati jalanan kota untuk menyaksikan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan melintasi sejumlah ruas utama kota.

Kirab budaya tersebut akan menempuh rute sepanjang 3,5 kilometer. Rombongan peserta akan bergerak dari Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, sebelum berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun mulai menyiapkan berbagai antisipasi, mulai dari penutupan jalan, pengamanan, hingga kantong parkir bagi masyarakat yang hendak menyaksikan acara secara langsung.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan penutupan jalan di sepanjang jalur kirab akan dimulai sejak pukul 18.00 WIB. Sementara pelaksanaan kirab dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan menjaga kelancaran acara, sebanyak 600 petugas gabungan akan diterjunkan di lapangan. Mereka terdiri dari unsur kepolisian, Dishub Jabar, hingga Dishub Kota Bandung. Satpol PP juga disiagakan untuk menjaga ketertiban penonton di sepanjang jalur kirab.

Bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi, Pemprov Jabar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar lokasi acara.

"Kantong parkir akan tersebar di beberapa lokasi, yang utama itu di seputaran Gedung Sate, Kantor Inspektorat, DPRD Jabar, Masjid Pusdai, Bank Mandiri, dan Monumen Perjuangan," kata Dhani, Jumat (15/5/2026).

Selain soal lalu lintas, Pemprov Jabar juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keselamatan pribadi selama acara berlangsung. Pasalnya, jumlah penonton diperkirakan membeludak.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap barang bawaan, terutama ponsel dan barang berharga lainnya.

Herman juga meminta masyarakat mempersiapkan kondisi fisik sebelum datang ke lokasi kirab. Ia menyarankan pengunjung makan dan beristirahat cukup agar tetap nyaman selama mengikuti acara hingga malam hari.

Tak hanya itu, Herman mengingatkan masyarakat agar tidak membawa bayi ke tengah keramaian kirab budaya. Sementara bagi ibu menyusui, ia menyarankan untuk menyaksikan acara melalui siaran daring.

"Kami harapkan ketertiban dari masyarakat," ujar Herman.

Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov Jabar juga menyiapkan ambulans dan tenaga medis di sejumlah titik. Penataan kawasan pun telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir, mulai dari pembersihan sampah, penertiban baliho, hingga penataan pedagang kaki lima di sepanjang jalur kirab.

Trotoar di kawasan yang akan dilalui peserta kirab juga dipercantik agar suasana perayaan budaya Sunda berlangsung lebih tertata dan nyaman dipandang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Longsor Tutup Jalur Cadas Pangeran, Lalin Dialihkan"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads