Hairdryer Menyala, Rumah di Cirebon Dilalap si Jago Merah

Hairdryer Menyala, Rumah di Cirebon Dilalap si Jago Merah

Devteo Mahardika - detikJabar
Selasa, 05 Mei 2026 14:10 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Cirebon saat menjinakan api
Petugas Damkar Kabupaten Cirebon saat menjinakan api (Foto: Istimewa)
Cirebon -

Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Blok Jati RT 002/RW 001, Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh alat pengering rambut (hairdryer) yang ditinggalkan dalam kondisi menyala di atas kasur.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 11.25 WIB dari pelapor, Mohammad Daffa Rabani Sidik, yang merupakan anak pemilik rumah.

"Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak cepat. Hanya berselang satu menit, tepat pukul 11.26 WIB, anggota sudah meluncur ke lokasi dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB," ujar Eno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesampainya di lokasi, petugas Damkar segera menggelar selang dan melakukan pemadaman. Api diketahui telah membakar kasur springbed dan merambat ke sejumlah perabotan rumah tangga, termasuk lemari, plafon, serta barang elektronik.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Mohammad Sidik Maulana, kebakaran bermula saat hairdryer dibiarkan menyala di atas kasur. Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain ruangan.

"Sebelum melapor ke Damkar, pemilik sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun api sudah terlanjur membesar," tambah Eno.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.38 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 12.08 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Setelah dinyatakan aman, petugas kembali ke pos untuk siaga.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kebakaran menghanguskan area sekitar 12 meter persegi dari total bangunan seluas kurang lebih 495 meter persegi. Sementara itu, sebagian besar bangunan berhasil diselamatkan.

Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp30 juta, dengan barang yang terbakar meliputi kasur springbed, televisi, kulkas, tiga unit handphone, lemari pakaian, serta material lain yang mudah terbakar.

Dalam proses pemadaman, tim Damkar dibantu oleh unsur dari Polsek Gunungjati, Koramil Gunungjati, serta perangkat desa setempat.

Eno Sujana juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik di rumah.

"Kami mengingatkan warga untuk tidak meninggalkan alat elektronik dalam kondisi menyala tanpa pengawasan, karena berpotensi menimbulkan kebakaran," tegasnya.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads