Perkuat Ekonomi, 300 UMKM Kuningan Jalani Pelatihan Keamanan Pangan

Perkuat Ekonomi, 300 UMKM Kuningan Jalani Pelatihan Keamanan Pangan

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Selasa, 05 Mei 2026 20:00 WIB
Pembukaan pelatihan dan fasilitasi Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) di Kuningan
Pembukaan pelatihan dan fasilitasi Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) di Kuningan (Foto: Istimewa).
Kuningan -

Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuningan mengikuti pelatihan dan fasilitasi Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Wisma Permata, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Selasa (5/5/2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas produk lokal sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Kuningan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menekankan bahwa SPP-IRT memiliki peran krusial bagi keberlangsungan UMKM. Menurutnya, sertifikat tersebut merupakan instrumen penting untuk membangun kepercayaan konsumen dan membuka pintu akses pasar yang lebih luas.

Selain itu, pelatihan ini bertujuan memperkuat kesadaran pelaku usaha mengenai standar keamanan pangan. Produk yang tidak memenuhi standar higienitas dinilai berpotensi merugikan konsumen dan dapat mengancam eksistensi usaha itu sendiri.

ADVERTISEMENT

"Legalitas itu ibarat jimat bagi pelaku usaha. Tanpa legalitas, usaha akan sulit berkembang. Dengan legalitas, produk kita memiliki nilai tambah dan kepercayaan di mata konsumen," tutur Dian, Selasa (5/5/2026).

Dian memaparkan bahwa UMKM adalah pilar ekonomi daerah yang telah teruji ketangguhannya. Sektor ini terbukti mampu bertahan di tengah ketidakstabilan kondisi ekonomi, bahkan tetap berdiri tegak saat berada di bawah tekanan pandemi COVID-19. Selain itu, UMKM berkontribusi besar dalam menekan angka pengangguran di daerah.

Oleh karena itu, Dian mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan pelatihan dan fasilitas SPP-IRT ini secara optimal. Ia berharap melalui program ini, produk-produk UMKM Kuningan mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional.

"UMKM adalah kekuatan utama ekonomi Kuningan. Ribuan tenaga kerja terserap dari sektor ini, sehingga keberadaannya harus terus didorong agar naik kelas dan berdaya saing. Jangan hanya datang, duduk, lalu pulang tanpa hasil. Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas usaha. Kita ingin UMKM Kuningan benar-benar naik kelas," tutur Dian.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan Toni Kusumanto menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta. Untuk menjaga efektivitas, pelatihan dibagi ke dalam tiga angkatan yang masing-masing diikuti 100 peserta.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari untuk setiap angkatan dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan serta tenaga profesional di bidang pengembangan usaha dan manajemen industri. Melalui kegiatan ini, produk pangan UMKM Kuningan diharapkan memenuhi standar keamanan, mampu menembus ritel modern, serta membangun kemitraan strategis.

"Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman terkait standar keamanan pangan, sekaligus memfasilitasi pelaku usaha dalam memperoleh sertifikasi SPP-IRT agar produknya memiliki daya saing yang lebih tinggi," pungkas Toni.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Gak Pusing Plastik Mahal! UMKM Lumajang Balik ke Daun Pisang"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads