Rangkuman Fakta Lansia di Bandung Bawa Uang Palsu

Rangkuman Fakta Lansia di Bandung Bawa Uang Palsu

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 28 Nov 2025 09:30 WIB
Ilustrasi Uang Palsu
Ilustrasi uang palsu (Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian).
Bandung -

Para pedagang di Pasar Ujungberung, Kota Bandung dibuat resah dengan aksi seorang lansia perempuan yang membawa uang palsu (upal) saat hendak melakukan transaksi, Rabu (26/11) lalu.

Kejadian ini viral di media sosial, berikut 4 fakta kejadian ini:

Viral di Medsos

Seorang lansia berhijab membuat resah warga Pasar Ujungberung, Kota Bandung. Perempuan itu diamankan pedagang karena didapati membawa uang palsu (upal) saat hendak melakukan transaksi, Rabu (26/11) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian ini viral di media sosial (medsos) setelah dibagikan akun TikTok @kang_bakso_keliling03. Dalam video yang dibagikan, seorang pedagang nampak membongkar tas hitam milik perempuan itu. Saat dibongkar, ditemukan sejumlah upal.

Hal tersebut membuat para pedagang mengelus dada. Bahkan beberapa diantaranya istigfar, selamat dari aksi penipuan yang dilakukan pelaku.

ADVERTISEMENT

Pelaku Warga Ciamis

Kapolsek Ujungberung Kompol Dadang Ganardi membenarkan informasi tersebut. Pelaku dalam kejadian ini sudah diamankan. Menurut Dadang, terduga pelaku merupakan warga Ciamis.

"Teti Maryati, asal Ciamis, usia 63 tahun, ibu rumah tangga, warga Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis," kata Dadang dalam keterangan tertulis yang diterima detikJabar, Kamis (27/11).

Bawa Puluhan Lembar Upal

Dadang menyebut, di tangan pelaku pihaknya menemukan puluhan lembar upal.

"BB upal pecahan Rp50 ribu, 19 lembar dan pecahan Rp20 ribu, 13 lembar," ujarnya.

Menurut Dadang, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Polisi Dalami Kasus Ini

Disinggung asal muasal upal yang diedarkan Teti Maryati, Dadang sebut berasal dari luar Jawa Barat. "Kalau hasil intrograsi kemarin didapat dari Jawa Tengah," tuturnya.

Meski pelaku sudah berbicara terkait asal muasal upal itu, Dadang menyebut jika pihaknya masih melakukan penyidikan.

"Masih didalami kebenarannya," pungkas Dadang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pelanggan MiChat Kota Batu Tak Sengaja Bongkar Sindikat Uang Palsu"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads