Nasib Sial Pemuda Ciparay: Motor Mogok, Nyemplung ke Got, Dikeroyok

Round-up

Nasib Sial Pemuda Ciparay: Motor Mogok, Nyemplung ke Got, Dikeroyok

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 28 Mar 2026 07:00 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: Dok.BeritaKlik)
Bandung -

Keapesan beruntun dialami dua pemuda asal Ciparay, Kabupaten Bandung, saat malam takbiran. Niat pulang setelah membeli baju Lebaran, mereka justru kehabisan bensin, mengalami kecelakaan, hingga berujung menjadi korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Peristiwa tersebut menimpa FH dan RR di Tanjakan Benyeng, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, pada Jumat (20/3/2026). Akibat kejadian itu, keduanya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat kedua korban dalam perjalanan pulang setelah membeli pakaian Lebaran di Kota Bandung. Di tengah perjalanan, sepeda motor yang mereka kendarai kehabisan bensin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keduanya kemudian mendorong motor hingga melewati Jalan Baleendah. Saat menemukan jalan menurun, mereka kembali menaiki kendaraan tersebut. Namun, rem motor diduga tidak berfungsi sehingga keduanya terjatuh ke dalam selokan.

Setelah berhasil mengangkat motor ke badan jalan, keduanya justru bertemu dengan sekelompok orang tidak dikenal. Tanpa alasan jelas, korban dituduh sebagai pelaku begal dan langsung dikeroyok.

ADVERTISEMENT

Usai melakukan pengeroyokan, para pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Korban kemudian menghubungi keluarga dan segera dibawa ke RSUD Welas Asih, Baleendah.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Tak lama kemudian, sembilan orang terduga pelaku berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Baleendah. Mereka masing-masing berinisial SS, JJ, HE, RA, IS, MP, MM, BF, dan AG.

"Saat ini, kami berhasil mengamankan seluruh terduga pelaku di Mapolsek Baleendah," ujar Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah kepada awak media, Jumat (27/3/2026).

Saat diamankan, para terduga pelaku terlihat tertunduk. Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami motif pengeroyokan tersebut.

"Iya kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku untuk melakukan pendalaman kejadian tersebut," katanya.

Ia menambahkan, proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami akan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads