Frustasi Akibat Mogok, Maling di Sukabumi Tinggalkan Motor Curian di kebun

Frustasi Akibat Mogok, Maling di Sukabumi Tinggalkan Motor Curian di kebun

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 09 Apr 2026 13:00 WIB
Motor korban yang sempat dicuri namun akhirnya ditinggalkan pelaku.
Motor korban yang sempat dicuri namun akhirnya ditinggalkan pelaku. Foto: Istimewa
Sukabumi -

Aksi pencurian motor di Kampung Anyer, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi berakhir konyol. Diduga frustrasi karena mesin motor tak kunjung menyala, si maling memilih meninggalkan motor curiannya ke kebun bambu, Selasa (7/4/2026).

Korban pencurian, Dede Jamaludin menceritakan, peristiwa itu bermula saat dirinya tertidur usai memijat sang istri yang sakit kepala pada dini hari. Kondisi motor sebenarnya masih aman terpantau pada pukul 02.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dede baru menyadari rumahnya disatroni maling saat hendak bekerja setelah salat subuh. Ia kaget mendapati pintu rumah sudah terbuka lebar.

"Dalam hati mungkin semalam belum ditutup dan langsung ketiduran karena hal ini sudah pernah terjadi. Dilihat laptop, tas dan HP masih ada," kata Dede menceritakan kecurigaan awalnya kepada detikJabar, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia baru tersentak saat menyadari motor di ruang tengah telah raib. Korban menduga pelaku masuk lewat jendela belakang yang dibobol dan keluar melalui pintu depan.

Setelah melapor ke polisi dan menyebar informasi di grup WhatsApp, titik terang muncul hanya dalam waktu 30 menit.

Pelaku ternyata gagal membawa kabur motor tersebut lebih jauh. Diduga karena mesin motor bermasalah, pelaku yang kalap mencoba memutus kabel-kabel kelistrikan agar motor bisa menyala, namun tetap gagal.

"Ternyata motor berada di kebun bambu di belakang rumah karena mungkin motor tidak hidup sehingga beberapa kabel di putus-putuskan," jelas Dede.

Lantaran motor tak kunjung hidup dan hari mulai terang, maling tersebut diduga frustrasi dan memilih meninggalkan motor curiannya tergeletak di kebun bambu tidak jauh dari rumah korban.

Dede mengaku bersyukur atas ditemukannya kembali motor tersebut meski dalam kondisi kabel yang rusak. Usai mengamankan motornya, Dede yang juga dikenal aktif di lingkungan ini langsung berangkat ke pemakaman untuk membantu penggalian kubur seorang warga.

"Alhamdulillah berkat doa dari semuanya motor bisa ditemukan kembali. Semoga tidak terjadi lagi pencurian di tempat kita dan semoga orang yang dholim diberi hidayah," pungkasnya.

(sya/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads