Insiden kekerasan yang menimpa Heni Nurhayani (45) di Tasikmalaya masih diselimuti misteri. Teka-teki siapa pelaku pembacokan hingga Heni berlumuran darah masih belum diketahui.
Heni ditemukan bersimbah darah di saluran air dekat rumahnya di Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya pada Rabu (11/3) lalu. Heni diduga dibacok usai pamit untuk ziarah ke makam anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nyaris satu bulan, sosok pelaku pembacokan terhadap Heni masih misterius. Polisi sebelumnya mengamankan satu orang, namun statusnya masih saksi.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra menegaskan pihaknya masih terus melakukan berbagai upaya untuk mengungkap kasus tersebut.
"Sejak kejadian hingga saat ini, kami dari Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berupaya maksimal untuk mengungkap perkara ini," kata Herman, Kamis (9/4/2026).
Dia mengatakan sejumlah langkah telah dilakukan oleh penyidik, mulai dari menyisir rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, hingga melakukan pemetaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Kami sudah melakukan penyisiran CCTV di sekitar TKP, memeriksa beberapa orang yang berada di lokasi, serta memetakan pihak-pihak yang diduga terlibat secara tertutup," kata Herman.
Tak hanya itu, polisi juga telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti yang diduga terkait dengan peristiwa itu.
"Kami juga melakukan uji laboratorium terhadap barang-barang yang diduga digunakan oleh pelaku," kata Herman.
Proses penyelidikan kata Herman harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Penetapan tersangka, kata dia, harus didukung minimal dua alat bukti yang sah.
"Kami tidak bisa gegabah dalam menetapkan tersangka. Semua harus berdasarkan alat bukti yang cukup agar perkara ini menjadi terang," kata Herman.
Sebelumnya Heni ditemukan warga terkapar bersimbah darah di selokan kawasan pesawahan sekitar kampungnya. Padahal sebelumnya, janda ini pamit kepada keluarganya untuk membersihkan makam anaknya.
Beruntung keberadaan Heni yang terluka ini segera diketahui warga yang melintas. Dia segera ditolong dan dibawa ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya.
Ketua RT 02/RW04 Kelurahan Cipawitra, Aep mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di selokan dekat sawah.
"Tangannya luka terlihat akibat senjata tajam, wajahnya juga berlumuran darah, di pinggangnya juga ada luka," kata Aep.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu langsung dilaporkan Aep ke polisi. Petugas Polsek Mangkubumi segera datang dan langsung membawa korban ke rumah sakit.
(dir/dir)
