'Drama' Penangkapan Belasan WNA China yang Kabur dari Markas Cimaja

Kabupaten Sukabumi

'Drama' Penangkapan Belasan WNA China yang Kabur dari Markas Cimaja

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Selasa, 14 Apr 2026 12:34 WIB
Para WNA China yang ditangkap di Sukabumi.
Para WNA China yang ditangkap di Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Aksi pelarian puluhan warga negara asing (WNA) asal China dari Grand Desa Resort, Cimaja, berujung aksi kejar-kejaran di sepanjang pesisir Palabuhanratu hingga Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Petugas Imigrasi Sukabumi bergerak cepat menyisir berbagai titik persembunyian berdasarkan informasi valid dari masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi dramatis ini bermula saat petugas menerima laporan adanya sejumlah WNA yang bersembunyi di sebuah bangunan bekas hotel yang sudah tidak beroperasi. Namun, saat tim tiba untuk melakukan penyergapan, para WNA tersebut diduga telah mengendus rencana petugas dan kembali berpencar.

Tak berselang lama, informasi baru menyebutkan keberadaan mereka di sebuah minimarket di kawasan Cisolok. Di lokasi ini, petugas berhasil mengamankan empat WNA.

ADVERTISEMENT

Dari empat orang tersebut, satu di antaranya merupakan perempuan berkewarganegaraan Malaysia.

Pengejaran terus berlanjut. Petugas kembali mendapatkan petunjuk krusial bahwa rombongan lainnya berpindah ke sebuah hotel yang berjarak hanya ratusan meter dari lokasi utama Grand Desa Resort.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan belasan WNA lainnya yang tengah bersembunyi di dalam kamar-kamar hotel tersebut.

Berdasarkan keterangan warga sekitar kepada detikJabar, para WNA ini terlihat masuk ke hotel persembunyian tersebut pada dini hari tadi.

"Mereka datang sekitar jam 03.00 WIB, kelihatannya memang buru-buru. Ada yang bawa tas-tas kecil saja," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian, Selasa (14/4/2026).

Kasubsi Intelijen Imigrasi Sukabumi, Daniel Putra, membenarkan adanya ketegangan di lapangan tersebut. Petugas sempat terkecoh oleh pergerakan para WNA yang terpecah menjadi beberapa kelompok kecil untuk menghilangkan jejak.

Hingga siang ini, total 16 WNA telah berhasil diringkus. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Imigrasi Sukabumi.

Sementara itu, barang bukti berupa perangkat elektronik dan paspor yang sempat akan dibawa menggunakan mobil bak terbuka telah diamankan petugas. Barang-barang tersebut disita untuk penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan jaringan kejahatan siber.

(sya/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads