Aksi brutal dilakukan sekelompok orang tak dikenal di kawasan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Seorang remaja berinisial MZ (16) menjadi korban pelemparan bom molotov saat sedang berkumpul bersama rekan-rekannya.
Imbasnya, pelajar kelas 1 SMK ini harus menjalani operasi serius lantaran luka bakar yang dideritanya. Peristiwa itu terjadi di Kampung Benteng, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/4/2026) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kala itu, korban tengah berada di lokasi untuk membantu warga yang sedang pindah rumah. Korban menceritakan, saat kejadian dirinya sedang memegang gitar sambil menyiapkan minuman untuk rekan-rekannya. Tiba-tiba, sekelompok orang datang dan langsung melakukan serangan secara membabi buta.
"Saya lagi diam, main gitar, sekalian nyeduh sirup sama es batu. Tiba-tiba diserang senter, terus dilempar bom molotov," ujar MZ saat ditemui di IGD RSUD Sekarwangi, Senin (27/4/2026).
MZ menyebut pelaku berjumlah sekitar 15 orang. Selain membawa botol berisi bahan bakar (molotov), para pelaku juga mempersenjatai diri dengan senjata tajam.
"Ada yang bawa parang, celurit juga," tambahnya. MZ juga mengaku sempat mengenali beberapa orang di antara kelompok penyerang tersebut.
Sementara itu, pihak RSUD Sekarwangi membenarkan telah menerima pasien korban kekerasan tersebut. Humas RSUD Sekarwangi, Irmansyah, menyatakan bahwa korban mengalami luka bakar yang cukup signifikan di beberapa bagian tubuhnya.
"Luka bakarnya 23 persen. Area yang terkena meliputi bagian kepala, badan sebelah kiri, dan yang paling parah di bagian tangan," ungkap Irmansyah kepada awak media.
Langkah medis cepat langsung diambil oleh tim dokter. Pada Senin siang, korban telah menjalani operasi debridemen kulit untuk membersihkan jaringan yang rusak.
"Kondisinya sekarang stabil, sekarang lagi observasi di ruangan NAS pasca-operasinya," jelas Irmansyah.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, membenarkan kejadian pelemparan molotov tersebut. Ia menyatakan pihak kepolisian telah bergerak melakukan pengejaran tak lama setelah kejadian.
"Sejumlah terduga pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dalam proses pendalaman, nanti akan ada penjelasan resmi terkait para tersangka," kata Hartono.
Di lokasi kejadian, polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pecahan botol molotov yang digunakan pelaku untuk membakar korban. Kasus ini kini ditangani oleh Unit PPA Polres Sukabumi mengingat korban masih di bawah umur.
(sya/orb)
