Pria Diduga Dikeroyok hingga Tewas di Sukabumi, Korban Sempat Diseret

Pria Diduga Dikeroyok hingga Tewas di Sukabumi, Korban Sempat Diseret

Siti Fatimah - detikJabar
Sabtu, 02 Mei 2026 21:27 WIB
TKP penganiayaan berujung maut di Sukabumi
TKP penganiayaan berujung maut di Sukabumi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar).
Sukabumi -

Seorang pria berinisial RZ (30), warga Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, tewas diduga akibat pengeroyokan di Jalan Raya Sukaraja. Peristiwa itu terjadi menjelang Magrib saat kondisi jalan cukup ramai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tempat kejadian perkara berdekatan dengan pool bus MGI dan Rumah Sakit Hermina. Pantauan detikJabar pukul 20.49 WIB, terlihat dua anggota kepolisian mengamankan batu dan balok yang diduga digunakan sebagai alat pengeroyokan. Suasana cukup mencekam dengan beberapa warga yang masih berada di sekitar lokasi.

Salah seorang saksi mata, Andri (30), pedagang nasi goreng di sekitar lokasi, mengaku mengetahui kejadian tersebut saat hendak membuka lapak dagangannya sekitar pukul 17.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tiba-tiba tahunya sudah ramai, setengah enam-an pas mau buka. Nah, tahu-tahu yang satu itu lagi duel, terus yang lain dari belakang ikut nyerang," kata Andri kepada detikJabar, Sabtu (2/5/2026) malam.

Ia menyebut, korban sempat diserang secara brutal oleh beberapa orang. Bahkan, ada pelaku yang menggunakan benda keras saat melakukan penyerangan.

ADVERTISEMENT

"Ada yang nipuk pakai batu, ada juga yang dari belakang bus pakai balok, langsung 'pak' dari belakang, ada yang bawa pisau," ujarnya.

Menurut Andri, saat kejadian suasana di lokasi cukup ramai. Namun, tidak ada warga yang berani menolong korban saat pengeroyokan berlangsung.

"Ramai, kondisi jalan ramai. Tapi pas dikeroyok nggak ada yang nolongin," ucapnya.

Korban disebut sempat tergeletak di lokasi kejadian sebelum akhirnya diseret oleh para pelaku ke titik lain di sekitar jalan tersebut.

"Pas tergeletak di sini, ada yang nipuk pakai batu, terus tahu-tahu diseret ke sana. Tadi juga polisi sempat foto di situ," ungkapnya.

Andri memperkirakan jumlah pelaku lebih dari lima orang, sementara korban sendirian saat kejadian berlangsung.

"Intinya lebih dari lima orang. Korban sendiri," katanya.

Korban diketahui datang seorang diri menggunakan sepeda motor jenis Tossa berwarna hijau. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti motif pengeroyokan tersebut.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Hermina, kemudian dibawa ke RSUD Syamsudin SH untuk proses visum.

Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaini membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Sudah cek TKP. Saat ini anggota masih di rumah sakit. Masih dalam proses penyelidikan," kata Aguk singkat.




(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads