Penjaga Kos Ungkap Sikap Taufik Hidayat Saat Bawa YTR ke Rumah Sakit

Penjaga Kos Ungkap Sikap Taufik Hidayat Saat Bawa YTR ke Rumah Sakit

Yuga Hassani - detikJabar
Selasa, 23 Jun 2026 12:28 WIB
Suasana kosan terduga pelaku dan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026).
Suasana kosan terduga pelaku dan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026). (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Seorang wanita inisial YTR (29) diduga menjadi korban penganiayaan oleh pacarnya Taufik Hidayat (TH). Korban dan sang pacar terakhir tinggal dan menempati sebuah indekos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Pantauan detikJabar di lokasi indekos, Selasa (23/6/2026), nampak penginapan tersebut berada di sebuah gang yang tidak jauh dari jalan raya. Jarak dari jalan raya ke kosan tersebut berkisar sekitar 50 meter.

Di depan indekos berlantai dua tersebut terdapat sawah dan sejumlah rumah warga. Sementara itu, kedua pasangan ini tinggal di lantai bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjaga kosan, Resa Rohendi mengatakan, terduga pelaku dan korban datang ke kosan tersebut pada 9 Maret 2026 lalu. Keduanya datang dan menyatakan berencana untuk tinggal di indekos tersebut kepada dirinya.

Suasana kosan terduga pelaku dan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026).Suasana kosan terduga pelaku dan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026). Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Setelah membayar uang kost, perempuan itu langsung dipapah oleh terduga pelaku dan masuk ke dalam kamar. Keduanya menempati indekos tersebut selama kurang lebih tiga bulan.

ADVERTISEMENT

"Dari awal saya sudah minta surat nikah. Tapi enggak dikasih terus dan pas sudah sebulan, saya minta surat nikah lagi ke terduga pelaku. Pelaku malah ngajak berantem ke saya," ujar Resa, saat ditemui di lokasi.

Minta Diantar ke Rumah Sakit

Wajah Taufik Hidayat pelaku penyekapan wanita di BandungWajah Taufik Hidayat pelaku penyekapan wanita di Bandung Foto: Istimewa

Setelah beberapa bulan, terduga pelaku meminta bantuan kepada dirinya untuk mengantar ke rumah sakit. Kemudian dirinya diminta untuk masuk ke dalam mobil taksi online dan terduga pelaku mengikuti dengan sepeda motor.

"Jadi dari sini ke rumah sakit Ujungberung dulu. Terus pas di IGD juga saya sudah ada kejanggalan. Soalnya saya disuruh pelaku itu ngaku saudaranya," katanya.

Resa menyebutkan setelah itu bertanya kepada terduga pelaku terkait kondisi korban. Menurutnya dalam pengakuan pelaku perempuan tersebut jatuh dari rumah sakit.

"Ini awalnya bilang jatuh dari kamar mandi, abis itu karena dari Ujungberung enggak bisa nanganin, ini dirujuk ke RSHS," jelasnya.

Dia mengaku selama di perjalanan ,di dalam mobil pun tidak mengobrol dengan korban. Pasalnya kondisi korban mengenakan kerudung dan mengenakan masker pada wajahnya.

"Saya duduk di depan untuk matanya juga enggak kelihatan, karena pakai kerudung mukanya ketutupan. Terus kalau diajak ngobrol juga hanya ngangguk-ngangguk aja," ucapnya.

Menolak Mengaku Sebagai Saudara Korban

Setelah sampai di RSHS, Resa menjelaskan kembali dipaksa untuk mengaku sebagai saudara dari wanita tersebut. Namun dirinya menolak dengan keras dan lebih memilih menjawab jujur.

"Terus dari pihak dari rumah sakit meminta keluarga korban. Tapi terduga pelaku enggak mengakui sebagai keluarganya dan setelah itu malah mengajak ke luar rumah sakit dan ngajak berantem," tuturnya.

Resa menuturkan setelah itu terduga pelaku langsung pergi entah kemana. Kemudian tidak lama keluarga korban datang dan melihat kondisi dari korban.

"Pas di RSHS dia langsung arogan dan ngambek. Terus dia malah ngajak ke jalan raya buat berantem dan setelah di luar RS langsung aja dia pergi," bebernya.

Dia menambahkan, setelah itu dirinya mendapatkan kabar bahwa terduga pelaku mencari dirinya. Kemudian terduga pelaku inisial TH itu datang bersama teman-temannya.

"Dia ke sini bawa temannya setelah rame-rame, terus bawa golok, di rumah masih ada istri saya lihat dari dalam rumah. Dia teriak mana si Resa saya matikan kamu. Padahal saya kondisinya lagi di jalan mau pulang," bebernya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads