Pengakuan Taufik Hidayat Sekap-Aniaya Kekasih: Mabuk dan Sering Cekcok

Round-Up

Pengakuan Taufik Hidayat Sekap-Aniaya Kekasih: Mabuk dan Sering Cekcok

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 24 Jun 2026 09:15 WIB
Tampang Taufik Hidayat Penganiaya Wanita di Bandung
Tampang Taufik Hidayat Penganiaya Wanita di Bandung. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Pelarian Taufik Hidayat (30) akhirnya berakhir di sebuah rumah kerabatnya di Ciparay, Kabupaten Bandung. Di balik penangkapannya, polisi mengungkap dugaan motif yang melatarbelakangi penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya, YTR (29).

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Berdasarkan pengakuan tersebut, Taufik mengaku melakukan kekerasan saat berada di bawah pengaruh minuman keras. Ia juga mengaku kerap terlibat pertengkaran dengan korban sebelum aksi penganiayaan terjadi.

"Semua yang dia lakukan dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal, karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu. Setiap hari ini konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan seperti itu," ujar Rudi di Mapolda Jabar, Selasa (23/6/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rudi, setelah kejadian tersebut Taufik sempat melarikan diri ke Tangerang. Namun, ia tidak bertahan lama di kota itu dan memutuskan kembali ke Jawa Barat hingga akhirnya ditangkap.

ADVERTISEMENT

Rudi mengungkapkan, selama dalam pelarian tersangka mengaku merasa takut dan terus dihantui rasa curiga terhadap orang-orang di sekitarnya.

"Kisah pelariannya tadi sempat diceritakan, yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung, dan merasa tidak aman, dan kembali lagi ke Jawa Barat. Kami sempat menanyakan juga bahwa yang bersangkutan juga merasa takut, curiga sama semua orang, dan tidak tahu mau ke mana, dan akhirnya sampailah di Majalaya dan tertangkap itu," ucap Rudi.

Polisi akhirnya melacak keberadaan Taufik setelah memantau aktivitas transaksi yang diduga dilakukan tersangka sejak Selasa pagi di wilayah Majalaya. Tim kemudian bergerak ke rumah kerabatnya di Ciparay dan melakukan penangkapan.

Sebelum dibawa ke Mapolda Jabar, polisi lebih dahulu mengamankan Taufik di Polsek Majalaya. Penyidik melakukan pemeriksaan awal, termasuk tes urine untuk memastikan kondisi tersangka.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Taufik negatif mengonsumsi narkotika. Polisi juga menyatakan kondisi kesehatannya baik sehingga siap menjalani proses penahanan dan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sebuah merek minuman keras ya. Sejenis anggur hitam itu. Kesimpulannya tersangka dalam kondisi sehat, siap untuk dilakukan penahanan dan pemeriksaan awal," tegas Rudi.

(wip/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads