Media sosial dihebohkan dengan rekaman video yang menunjukkan aksi dugaan pemalakan dan intimidasi sekelompok orang terhadap tempat mebel di Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, ada beberapa preman yang mendatangi tempat mebel. Saat pemiliknya keluar, dua orang preman kemudian mendekat dan terlihat mengintimidasi dengan mengeluarkan umpatan dan dorongan badan.
Panit Reskrim Polsek Padalarang, Ipda Endang Eris Kadarisman mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari pemilik mebel yang jadi korban pemalakan dan intimidasi preman kampung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah, sudah terima laporannya. Anggota sudah mengecek ke lokasi kejadian, sekarang dalam penyelidikan," kata Endang saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan keterangan dari korban dan saksi mata, terduga pelaku sudah sering melakukan aksi meresahkan tersebut. Mereka memalak dalam kondisi sedang terpengaruh minuman keras hingga meresahkan masyarakat.
"Informasinya demikian (sudah sering), enggak besar paling juga Rp5 ribu sampai Rp30 ribu. Cuma memang sambil mengintimidasi dan sudah sejak dulu," kata Endang.
Baca juga: Balsa Sekulic Dikontrak 2 Tahun oleh Persib |
Identitas terduga pelaku sudah dikantongi, saat ini polisi sedang memburu pelaku. Mereka disinyalir berusaha melarikan diri usai aksinya viral dan sudah dilaporkan korban ke kepolisian.
"Sudah, hasil profiling ada beberapa nama yang sudah kita kantongi. Sekarang anggota sedang melakukan pengejaran, terduga pelakunya ada tiga orang," kata Endang.
(sud/sud)
