Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Adab dan Tata Cara Sesuai Sunnah

Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Adab dan Tata Cara Sesuai Sunnah

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Sabtu, 21 Mar 2026 12:58 WIB
Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Kota Bandung, Jawa Barat ditutup hingga Tanggal 16 Mei 2021. Namun warga tetap melakukan ziarah kubur.
Foto: Wisma Putra
Bandung -

Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang kerap dilakukan umat Islam, terutama saat momen Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini tidak hanya dimaknai sebagai kunjungan ke makam keluarga atau kerabat yang telah meninggal, tetapi juga sebagai bentuk doa dan pengingat akan kehidupan akhirat.

Dalam Islam, ziarah kubur memiliki nilai spiritual yang dalam. Selain mendoakan orang yang telah wafat, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi diri agar lebih mengingat kematian dan meningkatkan keimanan.

Lalu, bagaimana hukum ziarah kubur dalam Islam? Apa saja doa dan adab yang perlu diperhatikan? Simak panduan lengkap berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hukum Ziarah Kubur dalam Islam

Ziarah kubur sudah dikenal sejak sebelum Islam datang. Namun, pada masa awal dakwah, Rasulullah SAW sempat melarang praktik ini karena dikhawatirkan umat kembali pada kebiasaan jahiliyah, seperti menyembah kuburan.

Seiring berkembangnya dakwah, larangan tersebut kemudian dicabut. Rasulullah SAW justru menganjurkan ziarah kubur karena mengandung hikmah besar, yaitu mengingatkan manusia pada kematian dan kehidupan akhirat.

ADVERTISEMENT

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis:

"Aku pernah melarang kalian berziarah kubur. Sekarang, berziarahlah kalian, karena ziarah kubur dapat mengingatkan pada akhirat." (HR. Tirmidzi)

Dengan demikian, hukum ziarah kubur dalam Islam adalah sunnah, selama dilakukan sesuai dengan adab dan tuntunan syariat.

Doa Ziarah Kubur yang Dianjurkan

Saat berziarah, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW. Berikut bacaan doa ziarah kubur:

Lafaz Arab:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Latin:

Assalaamu 'alaikum ahlad diyaari minal mukminiina wal muslimiina wa innaa insyaa Allaahu lal-laahiquuna as-alullaaha lanaa wa lakumul 'aafiyah.

Artinya:

"Semoga keselamatan tercurah bagi penghuni kubur dari kalangan mukmin dan muslim. Sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Kami memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan kalian." (HR. Muslim)

Doa ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus permohonan ampun bagi orang yang telah meninggal dunia.

Adab Ziarah Kubur yang Perlu Diperhatikan

Agar ziarah kubur bernilai ibadah, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan oleh setiap Muslim. Berikut di antaranya:

1. Mengucapkan Salam saat Masuk Area Pemakaman

Peziarah dianjurkan memberi salam kepada penghuni kubur sebagai bentuk penghormatan.

2. Membaca Ayat Al-Qur'an

Setelah sampai di makam, disunnahkan membaca surah pendek atau ayat Al-Qur'an. Pahala bacaan tersebut diharapkan sampai kepada mayit.

3. Berdoa untuk Mayit

Doa menjadi inti dari ziarah kubur. Umat Islam dianjurkan untuk mendoakan serta memohonkan ampunan bagi orang yang telah meninggal.

4. Menjaga Sikap dan Kesopanan

Ziarah kubur harus dilakukan dengan penuh khidmat, tidak bercanda berlebihan, dan tetap menjaga adab di area pemakaman.

5. Tidak Duduk atau Menginjak Kuburan

Rasulullah SAW melarang keras duduk atau berjalan di atas kuburan, sebagaimana hadis yang menyebutkan bahwa hal tersebut lebih buruk daripada duduk di atas bara api.

Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Sunnah

Berikut langkah-langkah ziarah kubur yang dianjurkan dalam Islam:

  • Datang ke makam dengan niat ibadah dan mengingat akhirat

  • Mengucapkan salam kepada penghuni kubur

  • Berdiri menghadap makam dengan penuh hormat

  • Membaca ayat Al-Qur'an

  • Mengangkat tangan dan berdoa untuk mayit

  • Mengakhiri ziarah dengan tertib dan tidak berlebihan

Dengan mengikuti tata cara ini, ziarah kubur akan menjadi amalan yang bernilai ibadah.

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Saat Ziarah Kubur

Hal yang Dianjurkan:

  • Mendoakan dan memohon ampun untuk mayit

  • Menyiram air di atas kuburan (berdasarkan hadis)

  • Menjaga kebersihan area makam

Hal yang Tidak Dianjurkan:

  • Duduk atau berjalan di atas kuburan

  • Melakukan hal yang berlebihan atau tidak sesuai syariat

  • Menjadikan kuburan sebagai tempat meminta selain kepada Allah

Hikmah Ziarah Kubur

Ziarah kubur tidak hanya bermanfaat bagi orang yang telah meninggal, tetapi juga bagi yang melakukannya. Beberapa hikmah dari ziarah kubur antara lain:

  • Mengingatkan manusia akan kematian

  • Menumbuhkan sikap rendah hati

  • Mendorong untuk memperbanyak amal ibadah

  • Mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT

Ziarah kubur merupakan amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan jika dilakukan sesuai tuntunan Islam. Dengan membaca doa, menjaga adab, serta mengikuti tata cara yang benar, ziarah kubur bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mengingatkan akan kehidupan akhirat.

Semoga kita semua dapat mengamalkan ziarah kubur dengan benar dan mendapatkan keberkahan dari setiap doa yang dipanjatkan.




(tya/tey)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads