Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, banyak umat Islam mulai mencari informasi mengenai batas potong kuku dan rambut. Anjuran untuk tidak memotong kuku maupun rambut bagi orang yang hendak berkurban menjadi salah satu sunnah yang sering diperhatikan setiap memasuki bulan Zulhijah.
Aturan ini berlandaskan hadits sahih dan penjelasan para ulama. Karena itu, penting bagi calon pekurban memahami kapan larangan potong kuku dan rambut mulai berlaku sebelum Idul Adha 2026. Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
Dalil Larangan Potong Kuku dan Rambut Sebelum Berkurban
Larangan memotong kuku dan rambut bagi orang yang hendak berkurban berasal dari hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sedikit pun sampai ia menyembelih kurbannya." (HR Muslim No. 1977)
Dikutip dari NU Online, hadits tersebut menjadi landasan utama para ulama dalam menjelaskan hukum larangan memotong kuku dan rambut bagi pekurban. Larangan tersebut berlaku selama ketika memasuki bulan Zulhijah hingga hewan kurban disembelih.
Menurut penjelasan Imam Nawawi, larangan tersebut berstatus sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan untuk diikuti. Artinya, jika seseorang tetap memotong kuku atau rambut, maka tidak sampai berdosa, namun ia meninggalkan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Meski begitu, sebagian ulama dari mazhab Hambali memiliki pandangan yang lebih tegas. Mereka berpendapat bahwa larangan tersebut hukumnya wajib sehingga memotong kuku dan rambut sebelum penyembelihan kurban dianggap tidak diperbolehkan.
Ulama kontemporer seperti Abdul Aziz bin Baz dan Muhammad bin Shalih al-Utsaimin juga menjelaskan bahwa anjuran ini berlaku khusus bagi orang yang berniat berkurban, bukan seluruh anggota keluarganya.
Dari berbagai pendapat tersebut, mayoritas ulama menyimpulkan bahwa batas potong kuku dan rambut Idul Adha 2026 bagi pekurban adalah sebelum masuk awal Zulhijah. Setelah itu, dianjurkan untuk menahan diri hingga hewan kurban selesai disembelih.
Waktu Dimulainya Larangan Potong Kuku bagi Pekurban
Setelah memahami dasar hukumnya, banyak umat Islam kemudian bertanya kapan sebenarnya larangan memotong kuku dan rambut mulai berlaku.
Mayoritas ulama menyebut larangan dimulai sejak masuk malam pertama bulan Zulhijah. Dalam kalender Hijriah, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam atau waktu magrib.
Artinya, apabila awal Zulhijah jatuh pada hari tertentu, maka sejak magrib hari sebelumnya orang yang berniat berkurban dianjurkan tidak lagi memotong kuku maupun rambut.
Sebagai contoh, jika hilal terlihat pada malam Senin, maka sejak Minggu magrib larangan tersebut mulai berlaku. Karena itu, calon pekurban dianjurkan mempersiapkan diri lebih awal agar tidak melewati batas potong kuku dan rambut Idul Adha 2026.
Namun, ada kondisi lain yang juga dijelaskan para ulama. Jika seseorang baru berniat berkurban setelah memasuki tanggal 1 Zulhijah, maka larangan tersebut berlaku sejak niat kurban muncul.
Hal ini menunjukkan bahwa hukum tersebut berkaitan erat dengan niat seseorang untuk berkurban. Orang yang tidak berniat kurban tidak termasuk dalam anjuran menahan diri dari memotong kuku dan rambut.
Kapan Batas Terakhir Potong Kuku Idul Adha 2026?
Mengacu pada kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah diprediksi berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Oleh karena itu, batas potong kuku dan rambut Idul Adha 2026 bagi orang yang hendak berkurban diperkirakan sebelum magrib pada Minggu, 17 Mei 2026.
Sebab, setelah matahari terbenam pada tanggal tersebut, bulan Zulhijah sudah dimulai menurut perhitungan kalender Hijriah. Sejak saat itu, calon pekurban dianjurkan tidak lagi memotong kuku maupun rambut sampai hewan kurbannya disembelih.
Meski demikian, jadwal tersebut masih bersifat perkiraan. Penetapan resmi awal Zulhijah tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah dan pemantauan hilal.
Masyarakat dianjurkan menunggu pengumuman resmi pemerintah terkait awal Zulhijah 1447 H. Sidang isbat penentuan awal Zulhijah diperkirakan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026.
Kapan Boleh Kembali Memotong Kuku?
Setelah hewan kurban disembelih, maka larangan memotong kuku dan rambut sudah tidak berlaku lagi. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama berdasarkan hadits Rasulullah SAW.
Artinya, seseorang boleh kembali memotong kuku maupun rambut setelah proses penyembelihan hewan kurban atas namanya selesai dilakukan. Jika penyembelihan diwakilkan kepada panitia kurban atau lembaga tertentu, maka dianjurkan memastikan terlebih dahulu bahwa hewan kurban sudah disembelih.
Demikian ulasan mengenai batas waktu terakhir untuk potong kuku dan rambut menjelang Idul Adha 2026 bagi orang yang akan berkurban. Semoga membantu!
(tya/tya)
