5 Cara Ampuh Mengusir Tokek dari Rumah Tanpa Menyakiti

5 Cara Ampuh Mengusir Tokek dari Rumah Tanpa Menyakiti

Gheyna Sabila Z - detikJabar
Senin, 25 Mei 2026 08:00 WIB
Bagaimana Cara Tokek Masuk ke Dalam Rumah? Ini Jawaban untuk Mencegahnya
Tokek (Foto: Dennis Schmidt/Unsplash)
Bandung -

Suara "tokek... tokek..." yang mendadak terdengar dari arah plafon rumah sering kali bikin suasana malam jadi kurang nyaman. Di sejumlah wilayah di Jawa Barat, kemunculan tokek di dalam rumah masih menjadi hal yang umum terjadi, terutama saat cuaca lembap atau musim hujan tiba. Reptil ini biasanya bersembunyi di sudut atap, ventilasi, hingga dinding rumah yang jarang tersentuh.

Meski dipercaya mampu memangsa nyamuk dan serangga kecil, keberadaan tokek tetap dianggap mengganggu bagi sebagian orang. Selain suaranya yang keras, tokek juga sering meninggalkan kotoran di dinding maupun lantai rumah. Tak sedikit penghuni rumah yang akhirnya mencari cara mengusir tokek tanpa harus membunuhnya, mulai dari menggunakan bahan alami hingga menata ulang kondisi rumah agar tidak menjadi tempat favorit reptil tersebut.

Mengapa Banyak Tokek di Rumah

Tokek biasanya muncul di rumah karena lingkungan sekitar dianggap nyaman untuk mencari makan dan berlindung. Rumah yang lembap, hangat, serta memiliki banyak celah di plafon atau ventilasi menjadi tempat favorit reptil ini untuk bersembunyi. Kondisi tersebut umum ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia, terutama saat musim hujan atau cuaca sedang lembap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, keberadaan tokek juga berkaitan dengan banyaknya serangga di dalam rumah. Tokek merupakan predator alami nyamuk, lalat, ngengat, hingga kecoak kecil. Karena itu, rumah dengan lampu terang pada malam hari, tumpukan barang, atau area yang jarang dibersihkan biasanya lebih mudah didatangi tokek karena menjadi tempat berkumpulnya serangga.

Faktor lain yang sering tidak disadari adalah adanya akses masuk dari luar rumah. Retakan dinding, lubang ventilasi, sela genteng, hingga plafon yang terbuka bisa menjadi jalur tokek masuk dan berkembang biak. Jika kondisi rumah cenderung sepi dan minim gangguan, tokek biasanya akan menetap lebih lama.

ADVERTISEMENT

Meski sering dianggap mengganggu, tokek sebenarnya membantu mengurangi populasi serangga di sekitar rumah. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak dan mulai mengotori rumah atau menimbulkan suara bising, langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan dan menutup celah rumah bisa membantu mengurangi kemunculannya.

Apakah Tokek Berbahaya bagi Manusia?

Suara keras dan bentuk tubuh tokek memang sering membuat sebagian orang merasa takut saat hewan ini muncul di dalam rumah. Apalagi, tokek kerap terlihat tiba-tiba di plafon atau dinding saat malam hari. Meski begitu, secara alami tokek sebenarnya bukan hewan yang menyerang manusia.

Secara umum, tokek tidak berbahaya jika tidak diprovokasi. Reptil ini lebih sering menghindar dan bersembunyi ketika melihat manusia. Namun, dalam kondisi tertentu, tokek bisa menggigit saat merasa terancam atau ketika dipegang secara paksa. Gigitannya memang cukup kuat, tetapi biasanya hanya menimbulkan luka ringan dan jarang menyebabkan masalah serius.

Yang lebih sering mengganggu justru kotoran tokek yang menempel di lantai, dinding, atau plafon rumah. Jika dibiarkan menumpuk, kotoran tersebut bisa menimbulkan bau tidak sedap dan membuat rumah terasa kurang higienis.

Cara Mengusir Tokek Tanpa Membunuhnya

Tokay gecko clings into a tree on green blurred backgroundTokek Foto: Getty Images/iStockphoto/chonticha wat

1. Menutup Celah dan Lubang Rumah

Tokek sering masuk melalui celah kecil di ventilasi, sela genteng, hingga retakan plafon yang jarang diperhatikan. Bagian rumah yang lembap dan gelap biasanya menjadi tempat favorit reptil ini untuk bersembunyi pada siang hari. Karena itu, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memeriksa area rumah yang berpotensi menjadi jalur masuk tokek.

Gunakan kawat kasa pada ventilasi udara dan tutup retakan kecil menggunakan semen atau perekat silikon. Jika terdapat plafon yang terbuka atau renggang, segera lakukan perbaikan agar tokek tidak mudah berpindah ke dalam rumah. Cara ini juga efektif mencegah serangga masuk dalam jumlah banyak.

Menutup akses masuk menjadi solusi jangka panjang yang lebih efektif dibanding hanya mengusir tokek sesaat. Selain membuat rumah lebih bersih, langkah ini juga membantu mengurangi kelembapan dan mencegah munculnya hewan lain seperti cecak maupun kecoak.

2. Kendalikan Jumlah Serangga di Rumah

Tokek datang ke rumah karena mencari makanan. Serangga seperti nyamuk, lalat, ngengat, dan kecoak kecil merupakan sumber makanan utama bagi reptil ini. Semakin banyak serangga di rumah, semakin besar kemungkinan tokek menetap dalam waktu lama.

Menjaga kebersihan dapur dan area makan bisa membantu mengurangi serangga yang berkeliaran pada malam hari. Jangan membiarkan sisa makanan terbuka terlalu lama, dan rutin bersihkan tempat sampah agar tidak mengundang lalat maupun kecoak. Lampu yang terlalu terang di luar rumah juga dapat menarik banyak serangga datang.

Saat sumber makanan mulai berkurang, tokek biasanya akan mencari tempat lain yang lebih mendukung untuk berburu. Cara ini dianggap lebih aman dan ramah lingkungan karena tidak melibatkan racun ataupun jebakan berbahaya.

3. Gunakan Aroma yang Tidak Disukai Tokek

Beberapa aroma alami dipercaya membuat tokek merasa tidak nyaman sehingga enggan mendekat. Cara ini cukup populer karena mudah dilakukan menggunakan bahan dapur yang tersedia di rumah. Selain aman, metode alami juga tidak meninggalkan bau kimia menyengat.

Bawang putih, lada, serai, hingga daun pandan sering digunakan untuk mengusir tokek dari sudut rumah. Aroma menyengat dari bahan-bahan tersebut bisa diletakkan di area plafon, ventilasi, atau tempat yang sering dilalui tokek. Sebagian orang juga menggunakan campuran air dan bawang putih sebagai semprotan alami.

Penggunaan bahan alami secara rutin akan membantu mengurangi keberadaan tokek di dalam rumah. Cara ini juga cocok digunakan di rumah yang memiliki anak kecil atau hewan peliharaan karena relatif lebih aman dibanding bahan kimia.

4. Gunakan Air Dingin

Menyemprotkan air dingin menjadi salah satu cara sederhana yang sering digunakan untuk mengusir tokek tanpa melukainya. Tokek termasuk reptil yang sensitif terhadap perubahan suhu sehingga gerakannya bisa melambat ketika terkena semprotan air.

Gunakan botol semprot berisi air dingin lalu arahkan perlahan ke tubuh tokek, terutama saat hewan tersebut berada di dinding atau plafon. Setelah gerakannya melambat, tokek bisa diarahkan keluar rumah menggunakan sapu atau kain panjang tanpa perlu disentuh langsung.

Cara ini cukup efektif untuk mengusir tokek yang sulit dijangkau atau sering muncul pada malam hari. Selain praktis, metode ini juga tidak meninggalkan racun maupun bau yang dapat mengganggu penghuni rumah.

5. Menjaga Suhu Ruang dan Kebersihan Rumah

Tokek menyukai tempat lembap dan minim cahaya seperti gudang, kamar mandi, atau plafon yang jarang dibersihkan. Karena itu, menjaga kondisi rumah tetap kering menjadi langkah penting agar reptil ini tidak betah tinggal terlalu lama.

Pastikan sirkulasi udara di rumah berjalan baik dengan rutin membuka jendela pada pagi atau siang hari. Jika terdapat kebocoran atap atau saluran air yang rembes, segera lakukan perbaikan agar kelembapan rumah tidak meningkat. Membersihkan tumpukan barang juga membantu mengurangi tempat persembunyian tokek.

Rumah yang bersih dan terang umumnya lebih jarang didatangi tokek maupun serangga. Selain membuat lingkungan terasa nyaman, kebiasaan menjaga kebersihan juga membantu mencegah munculnya hewan lain yang kerap mengganggu di dalam rumah.

Halaman 2 dari 2
(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads