Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jabar 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB. Tahun ini, proses penerimaan siswa baru menghadirkan mekanisme baru berupa tahap pemetaan calon murid sebelum masuk ke tahap pendaftaran utama.
SPMB Jabar 2026 menjadi perhatian banyak orang tua dan siswa karena adanya perubahan sistem seleksi serta jadwal baru yang perlu diperhatikan sejak akhir Mei 2026. Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) menyebut tahap pemetaan dilakukan untuk membantu calon murid mengetahui peluang diterima di sekolah tujuan.
Tahapan ini berbeda dengan program Sekolah Maung yang sebelumnya diperkenalkan Pemprov Jabar. SPMB reguler tetap berjalan dengan jadwal dan mekanisme tersendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada Tahap Pemetaan Sebelum SPMB Tahap 1 dan 2
Dalam pelaksanaan SPMB Jabar 2026, calon murid akan mengikuti tahap Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Sistem akan memetakan peluang siswa berdasarkan beberapa indikator, seperti:
Jarak domisili ke sekolah
ADVERTISEMENTNilai rapor
Prestasi akademik dan non-akademik
Jalur pendaftaran
Kuota sekolah
Melalui sistem ini, siswa bisa mengetahui kemungkinan diterima di sekolah tujuan sebelum benar-benar melakukan pendaftaran reguler.
Jika hasil pemetaan menunjukkan peluang diterima, calon murid dapat memilih menerima hasil tersebut dan melanjutkan daftar ulang. Namun jika menolak, siswa tetap bisa mengikuti seleksi reguler tahap 1 maupun tahap 2.
Selain itu, sistem juga akan memberikan rekomendasi sekolah lain yang masih memiliki kuota tersedia apabila siswa belum lolos di sekolah pilihan utama.
Jadwal Lengkap SPMB Jabar 2026
Berikut jadwal resmi SPMB Jabar 2026 untuk SMA dan SMK:
Jadwal PCMB atau Tahap Pemetaan
Input data pemetaan: 29 Mei-8 Juni 2026
Verifikasi dan masa sanggah: 29 Mei-8 Juni 2026
Pengumuman hasil pemetaan: 12 Juni 2026
Jadwal SPMB Jabar 2026 Tahap 1
Registrasi tahap 1: 15-19 Juni 2026
Verifikasi dan masa sanggah: 15-19 Juni 2026
Rapat dewan guru: 23 Juni 2026
Pengumuman kelulusan: 24 Juni 2026
Daftar ulang: 26-29 Juni 2026
Jadwal SPMB Jabar 2026 Tahap 2
Registrasi tahap 2: 30 Juni-6 Juli 2026
Verifikasi dan masa sanggah: 30 Juni-6 Juli 2026
Rapat dewan guru: 8 Juli 2026
Pengumuman kelulusan: 10 Juli 2026
Daftar ulang: 13-14 Juli 2026
Kuota Jalur SPMB SMA Jabar 2026
Untuk jenjang SMA, pembagian kuota jalur penerimaan terdiri dari:
Jalur prestasi: 30 persen
Jalur mutasi: 5 persen
Jalur domisili: 35 persen
Jalur afirmasi: 30 persen
Kuota Jalur SPMB SMK Jabar 2026
Sementara untuk jenjang SMK, kuotanya adalah:
Jalur prestasi: 55 persen
Jalur mutasi: 5 persen
Jalur domisili: 10 persen
Jalur afirmasi: 30 persen
Syarat Jalur Domisili SPMB Jabar 2026
Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal dekat dengan sekolah tujuan sesuai rayonisasi.
Dokumen utama yang wajib disiapkan antara lain:
Kartu Keluarga minimal terbit 1 tahun sebelum pendaftaran
Akta kelahiran
KK lama atau surat kehilangan jika ada perubahan data
Akta cerai atau akta kematian jika diperlukan
Nama orang tua pada KK harus sesuai dengan dokumen pendidikan siswa.
Syarat Jalur Prestasi
Jalur prestasi ditujukan bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik.
Persyaratan utamanya meliputi:
Nilai rapor semester 1-5
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) khusus SMA
Sertifikat prestasi jika ada
Untuk SMK, seleksi jalur prestasi tidak menggunakan TKA.
Syarat Jalur Mutasi
Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua maupun anak guru.
Dokumen yang diperlukan:
Surat tugas atau surat pindah kerja orang tua
Surat keterangan pindah domisili
Dokumen pendukung lainnya dari instansi terkait
Syarat Jalur Afirmasi
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, atau memiliki bakat istimewa.
Dokumen yang dibutuhkan:
Bukti kepesertaan bantuan sosial resmi pemerintah
Surat pernyataan orang tua bermaterai
Dokumen identitas keluarga
Karena tahap pemetaan sudah dimulai sejak 29 Mei 2026, calon murid dan orang tua disarankan segera menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan agar tidak terlambat mengikuti proses seleksi.
Selain itu, memahami jadwal tahap 1 dan tahap 2 sangat penting agar peluang diterima di SMA atau SMK negeri favorit di Jawa Barat semakin besar.
(tya/tya)