Tanggal Berapa Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Muharram 2026? Catat Jadwalnya

Tanggal Berapa Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Muharram 2026? Catat Jadwalnya

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Jumat, 26 Jun 2026 15:00 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night background. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.
Foto: Getty Images/Choreograph (Konstantin Yuganov)
Bandung -

Tanggal berapa puasa Ayyamul Bidh di bulan Muharram 1448 H atau 2026? Pertanyaan ini banyak dicari umat Islam yang ingin mengamalkan puasa sunnah di bulan pertama dalam kalender Hijriah.

Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia (Asyhurul Hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Selain dianjurkan memperbanyak amal saleh, umat Islam juga disunnahkan menjalankan berbagai puasa sunnah di bulan ini, termasuk Puasa Tasua, Asyura, dan Ayyamul Bidh.

Lantas, kapan jadwal puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H? Berikut penjelasannya lengkap dengan niat dan keutamaannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H / 2026

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. Dengan demikian, jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H adalah:

ADVERTISEMENT
  • 13 Muharram 1448 H: Minggu, 28 Juni 2026

  • 14 Muharram 1448 H: Senin, 29 Juni 2026

  • 15 Muharram 1448 H: Selasa, 30 Juni 2026

Jadi, Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut pada 28, 29, dan 30 Juni 2026.

Jadwal Versi Nahdlatul Ulama (NU)

Sementara itu, berdasarkan penetapan Lembaga Falakiyah PBNU yang menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada 17 Juni 2026, maka jadwal Puasa Ayyamul Bidh menjadi:

  • 13 Muharram 1448 H: Senin, 29 Juni 2026

  • 14 Muharram 1448 H: Selasa, 30 Juni 2026

  • 15 Muharram 1448 H: Rabu, 1 Juli 2026

Perbedaan ini terjadi karena adanya selisih satu hari dalam penetapan awal bulan Muharram.

Jadwal Amalan Penting Muharram 1448 H

Selain Puasa Ayyamul Bidh, terdapat beberapa amalan sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Muharram.

Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

  • Puasa Tasua (9 Muharram): Rabu, 24 Juni 2026

  • Puasa Asyura (10 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026

  • Puasa Ayyamul Bidh (13-15 Muharram): 28-30 Juni 2026

Versi NU

  • Puasa Tasua (9 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026

  • Puasa Asyura (10 Muharram): Jumat, 26 Juni 2026

  • Puasa Ayyamul Bidh (13-15 Muharram): 29 Juni-1 Juli 2026

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Sebelum menjalankan puasa sunnah ini, umat Islam dianjurkan membaca niat pada malam hari.

Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma ayyaamil baidhi sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya

"Aku niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh pada dasarnya sama seperti puasa sunnah lainnya. Berikut tata caranya:

  • Membaca niat puasa Ayyamul Bidh.

  • Makan sahur sebelum terbit fajar.

  • Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

  • Memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan bersedekah.

  • Menyegerakan berbuka ketika waktu Maghrib tiba.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan yang sayang untuk dilewatkan.

1. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh merupakan bentuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW yang secara rutin berpuasa tiga hari setiap bulan.

2. Pahalanya Seperti Puasa Setahun Penuh

Rasulullah SAW bersabda:

"Dari Abdullah bin Amr bin Ash, Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.'" (HR Bukhari dan Muslim).

Keutamaan ini didasarkan pada balasan satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Karena itu, puasa tiga hari setiap bulan seolah-olah bernilai puasa selama satu bulan penuh.

3. Menambah Ketakwaan dan Melatih Kesabaran

Puasa menjadi sarana efektif untuk melatih pengendalian diri, meningkatkan kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

4. Menyehatkan Tubuh

Selain manfaat spiritual, puasa juga memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat sehingga membantu menjaga kesehatan tubuh.

Mengapa Muharram Menjadi Bulan Istimewa?

Muharram termasuk salah satu bulan yang paling dimuliakan dalam Islam. Bahkan Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram." (HR Muslim).

Selain itu, terdapat pula Puasa Asyura pada 10 Muharram yang memiliki keutamaan dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu.

Karena itu, bulan Muharram menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh, termasuk menjalankan Puasa Ayyamul Bidh.

Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H dilaksanakan pada 28, 29, dan 30 Juni 2026, yang bertepatan dengan tanggal 13, 14, dan 15 Muharram 1448 H.

Bagi umat Islam yang mengikuti penetapan NU, Puasa Ayyamul Bidh jatuh pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Jangan lupa mencatat jadwalnya agar tidak melewatkan salah satu amalan sunnah yang memiliki pahala besar ini.




(tya/tey)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads