5 Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari Saat Musim Kemarau

5 Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari Saat Musim Kemarau

Dian Nugraha Ramdani - detikJabar
Senin, 06 Jul 2026 07:30 WIB
Young woman drinking pure glass of water
Ilustrasi minum (Foto: Getty Images/seb_ra)
Bandung -

Musim kemarau identik dengan cuaca cerah. Namun, di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Bandung dan sekitarnya, musim kemarau juga membuat suhu udara terasa lebih dingin, apalagi pada pagi dan malam hari.

Perubahan suhu tersebut kerap membuat tubuh terasa kurang nyaman. Di antaranya, tenggorokan terasa lebih kering, tubuh terasa kaku setelah bangun tidur, hingga daya tahan tubuh lebih mudah menurun apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan adalah mengawali hari dengan segelas air hangat. Selain membantu menghangatkan tubuh, air hangat juga dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi secara rutin.

Berikut ini lima manfaat minum air hangat di pagi hari yang perlu diketahui. Simak yuk!

ADVERTISEMENT

5 Manfaat Minum Air Hangat di Pagi


1. Membantu Meredakan Sakit Kepala dan Nyeri

DIkutip dari laman puskesmaskuripan-dikes.lombokbaratkab.go.id, meminum air hangat saat bangun tidur dapat membantu membuat tubuh menjadi lebih rileks. Suhu hangat dari air dipercaya mampu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mengendurkan otot-otot yang tegang.

Tubuh yang rileks dan otot yang tidak tegang memicu redanya migrain, sakit kepala, hingga nyeri akibat kram menstruasi. Di samping itu, air hangat juga berpotensi mengurangi ketegangan pada otot perut sehingga rasa tidak nyaman dapat berkurang.

2. Melancarkan Pencernaan

Usus kita akan sangat berterimakasih jika sebanun tidur kita meneguk segelas air hangat. Sebabnya, air hangat dapat membuat pencernaan lancar.

Telah lama, air hangat dikenal baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Mengonsumsinya saat perut masih kosong di pagi hari dapat merangsang pergerakan usus sehingga proses buang air besar menjadi lebih lancar.

Kebiasaan ini juga membantu proses pencernaan makanan sehingga dapat mengurangi risiko sembelit, termasuk pada orang yang sering mengalami gangguan pencernaan.

Di tengah udara dingin yang membuat, kata orang Sunda 'lapar wae' atau nafsu makan terasa lebih dari biasanya, rutin mengonsumsi air hangat dapat membuat pencernaan lebih sehat dan makanan tidak menumpuk di perut.

3. Detoksifikasi Alami Tubuh

Saat mengonsumsi air hangat, suhu tubuh akan sedikit meningkat sehingga memicu proses berkeringat. Kondisi ini menjadi salah satu cara alami tubuh mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme.

Selain membantu menjaga hidrasi, air hangat juga mendukung proses pencernaan agar makanan lebih mudah diolah menjadi sumber energi.

4. Menjaga Kesehatan Kulit

Rutin minum air hangat setiap pagi bukan saja dapat menghindarkan sakit kepala, melancarkan penernaan, dan detoksifikasi. Lebih dari itu, menjaga kesehatan kulit.

Asupan cairan yang cukup diserap tubuh membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus mendukung regenerasi sel. Air hangat bahkan disebut dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit sehingga tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan halus dapat diperlambat.

Khusus untuk tujuan menjaga kesehatan kulit, air hangat dapat dipadukan dengan perasan lemon sebagai sumber vitamin C yang baik bagi tubuh.

5. Menurunkan Berat Badan

Memukau! Ternyata, bagi yang sedang menjalani pola hidup sehat dan berencana menurunkan berat badan, minum air hangat di pagi hari bisa menjadi kebiasaan yang layak dicoba.

Air hangat dipercaya membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran kalori berlangsung lebih optimal. Kesehatan organ dalam tubuh lainnya juga didukung dengan rutinitas mengonsumsi air hangat ini. Namun, konsumsi tetap harus mengenal batas kewajaran.

Jaga Asupan Cairan Selama Musim Kemarau

Meski udara terasa lebih dingin pada pagi dan malam hari saat musim kemarau, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi. Menjaga asupan cairan adalah kunci tetap bugar di musim kemarau.

Intinya, jangan menunggu haus untuk mulai minum karena tubuh tetap kehilangan cairan melalui aktivitas sehari-hari. Semoga membantu!




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads